alexametrics

Persilakan Aktivitas saat Nataru asal Patuh SOP

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Pemerintah Kota Semarang tetap memberi kelonggaran operasional tempat wisata dan ibadah Natal, namun tetap menaati protokol kesehatan. Meski begitu, perayaan malam tahun baru tetap dilarang.

“Kita akan bekerja sama sungguh-sungguh dengan kepolisian, Kodim, Satpol dan Dishub untuk menjaga Kota Semarang supaya tertib dan terhindar dari klaster Covid-19,” ujar Hendi, sapaan akrab wali kota usai menghadiri apel gelar pasukan Operasi Lilin Candi 2020 di halaman Polrestabes Kota Semarang Senin (21/12/2020).

Terlebih pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020 diperkirakan akan ada banyak wisatawan yang memasuki Kota Semarang. Hendi menegaskan, semua pengelola usaha dan wisata wajib mematuhi protokol kesehatan. “Tempat wisata sampai dengan hari ini masih buka, tetap memakai aturan dan prosedur SOP dan tidak boleh ada yang namanya peringatan malam tahun baru,” tegasnya.

Baca juga:  25 Kali Donor, Lima Warga Diganjar Penghargaan

Hendi mempersilakan restoran dan hotel buka seperti biasa selama liburan dengan catatan tidak menyelenggarakan perayaan malam tahun baru.

Keputusan tegas Hendi tersebut merupakan langkah antisipasi agar penyebaran Covid-19 selama musim libur Nataru tidak mengalami peningkatan. “Wisatawan itu dulu adalah berkah tapi sekarang menjadi berkah dan ancaman karena masih pandemi Covid-19,” kata Hendi.

Tak hanya pelaku usaha, terkait perayaaan Natal 2020 Hendi juga meminta pihak gereja menaati protokol kesehatan dalam perayaan ibadah. “Semua pendeta dan romo wajib menerapkan SOP kesehatan dalam perayaan ibadah,”ungkapnya.

Hendi pun memastikan dukungan pengamanan gereja baik oleh TNI-Polri maupun ormas agar ibadah dapat berjalan tenang dan aman. Operasi Lilin Candi 2020 yang dilakukan oleh Polri menurut rencana akan berlangsung mulai 21 Desember 2020 sampai dengan 4 Januari 2021.

Baca juga:  Butuh Rp 52 Triliun untuk Pembangunan Infrastruktur

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Auliansyah Lubis menambahkan, apel yang dihadiri wali kota Semarang tersebut merupakan pengecekan terakhir kesiapan internal baik aspek maupun sarana dan prasarana. Pihaknya akan menindak tegas pelanggaran protokol kesehatan di Kota Semarang selama Operasi Lilin Candi 2020.

“Kita tegakkan perwal, kerja sama dengan Satpol PP dan TNI. Apabila tidak menaati protokol kesehatan di Kota Semarang ya kita tindak sesuai dengan Undang-Undang yang ada,” pungkas Aulia. (den/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya