alexametrics

Do Good in a Good Way

Refleksi 2020, Optimisme Baru 2021

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Refleksi akhir tahun Jawa Pos Radar Semarang berjalan meriah meskipun menerapkan protokol kesehatan ketat. Kekompakan dan kebersamaan direksi dan para karyawan dirajut melalui berbagai rangkaian kegiatan. Acara berlangsung do Oemah Sapen, Kelurahan Wonoplumbon, Kecamatan Mijen, Sabtu (12/12/2020).

Mengusung tema Optimisme Baru di Tahun 2021, kegiatan itu dimulai dengan serangkaian acara religi. Budi Setiawan, wartawan Jawa Pos Radar Semarang asal Kendal, dan Wahib asal Demak memimpin pembacaan doa Yasin Fadhilah dan Tahlil. Seluruh karyawan memanjatkan doa dan hajatnya masing-masing. Semuanya demi kemajuan Jawa Pos Radar Semarang. Direktur Radar Semarang Baehaqi menutup kegiatan tersebut dengan berdoa bersama untuk kesembuhan karyawan yang tengah sakit. Doa ditujukan untuk Pemimpin Redaksi Arif Riyanto, Redaktur Pelaksana Ida Noor Layla, dan Wartawan Radar Kedu Luqman Sulistiyawan.

Gelaran acara dilangsungkan dengan sederhana. Seluruh peserta membawa jajanan dari daerahnya untuk saling tukar. Gerobak angkringan juga membuat suasana semakin hangat. Tersedia jajanan jagung rebus, pisang godog, buah, dan wedang ronde. Semua bebas mengambilnya. Agenda dilanjut game seru. Kebersamaan dirajut untuk menjaga kekompakan. Tantangan yang utama adalah menjaga kehebohan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Peserta diwajibkan mengenakan masker dan face shield. Sebelum mengikuti permainan semua diwajibkan mencuci tangan. Walaupun demikian permainan tetap berjalan seru. Gelak tawa mewarnai jalannya acara hingga selesai.

Baca juga:  Kapolda dan Pangdam Tanam 10.000 Pohon di Pantai Jepara

Suasana semakin seru, wartawan M Hariyanto berdandan menjadi perempuan, dengan bedak tebal. Seluruh peserta tertawa terpingkal-pingkal, kecuali yang mengikuti perlombaan. Peserta diwajibkan berjoget saat musik diputar, dan harus membatu saat musik dihentikan.

Mereka tidak boleh bergerak dan memperlihatkan giginya. Peserta digoda oleh wartawan yang berdandan perempuan tadi. Direktur Radar Semarang Baehaqi terlihat tangguh menahan tawa. Namun rekan satu timnya tidak mampu bertahan, sehingga dinyatakan kalah. Hanya tersisa dua orang. Sementara lawannya masih menyisakan empat peserta.

Tak kalah seru, game mengupas kuaci membuat pesertanya bekerja keras. Dua peserta harus bekerjasama mengupas kuaci dengan satu tangannya. Satu orang memegang dengan tangan kanan, dan satunya lagi dengan tangan kiri.

Permainan berubah menegangkan bagi pesertanya, namun penonton semakin heboh. Beberapa orang dipilih untuk memilih tantangan atau kejujuran. Lagi-lagi Direktur Radar Semarang Baehaqi mengikutinya, di saat peserta lain memilih kejujuran, ia memilih tantangan.

Ia merasa curiga akan dikerjai kalau memilih kejujuran. “Untung aku pinter, aku sudah merasa kalau akan dikerjai,” ucapnya sembari terbahak-bahak saat acara puncak di malam hari.

Sebelum melakukan tantangan ia diminta melempar dua dadu besar. Sisi dadu itu bertuliskan tantangan yang harus dilakukan. Diantaranya, pisang, pare, kopi, dan garam. Satu dadu lainnya diantaranya bertuliskan, mot, cium, dan jilat.

Baca juga:  Gempita Politik di Panggung Olah Raga

Membaca tulisan di dadu, ia berkelakar, “Kalau saya mati kamu yang bertanggungjawab,” ujarnya pada Mariska, pembawa acara permainan itu.

Gelak tawa tidak bisa ditahan, kala dadu yang Baehaqi putar menunjukkan tantangan mengemut garam. Garam satu sendok dimasukan ke dalam mulutnya hingga tak bersisa.

Tiap pergantian game tadi, ada undian doorprize bagi semua karyawan. Lotere diambil dari gelas untuk menunjukkan siapa yang mendapat hadiah kejutan. Isinya bermacam-macam, mulai sabun colek, jajanan, barang rumahtangga, juga kuaci. Acara berjalan sangat meriah. Semua karyawan tampak senang dan menikmati.

Tibalah pada acara inti. Semua karyawan dikumpulkan di satu tempat. Duduk lesehan dan menjaga jarak. Layar sudah disiapkan. Tajuk acara sudah terpampang di sana: Refleksi 2020, Optimisme Baru 2021.

Acara kini dipandu oleh salah seorang karyawan Sulistiono. Diawali dengan pembacaan beberapa ayat suci Alquran oleh wartawan Alvi Nur Janah. Kemudian dilanjut paparan refleksi dari General Manager (GM) Jawa Pos Radar Semarang Iskandar. “Tahun 2020 penuh ujian. Tapi Jawa Pos Radar Semarang dapat melewati itu dengan baik,” katanya.

Usai GM, giliran Manajer Iklan Sugiyanto Wiyono memberi paparannya. “Hujan malam ini menambah acara ini makin syahdu,” katanya di tengah sambutannya.

Ketika semua karyawan tengah khidmat mendengarkan, tiba-tiba petir menyambar. Suaranya sangat keras. Lampu pendopo Oemah Sapen mati. Suasana berubah tegang. Ada karyawan perempuan yang berpelukan. Lainnya ada yang menutup telinga. Ada juga yang beristighfar.

Baca juga:  Pemkab Demak Jalin Sinergi dengan Jawa Pos Radar Semarang

Tidak lama lampu kembali menyala. Giliran Direktur Jawa Pos Radar Semarang Baehaqi memaparkan refleksi tahun 2020 dan rencana-rencana tahun 2021. Suasana kembali khidmat, tetapi tetap santai.

Baehaqi mengatakan, performa Jawa Pos Radar Semarang selama 2020 sangat luar biasa. Di tengah pandemi, ketika banyak perusahaan melakukan pemotongan gaji, merumahkan karyawan, dan mem- PHK, Jawa Pos Radar Semarang tidak demikian. Perusahaan ini tetap memenuhi hak-hak karyawan. “Ini patut disyukuri,” kata Baehaqi.

Kondisi itu, lanjut Baehaqi, tak boleh membuat lengah. Tahun 2021, tantangan akan semakin sulit. Ia mengajak semua karyawan tetap menjaga kekompakan, kekeluargaan, dan kesolidan yang telah terbangun. “Itu yang juga membuat perusahaan ini kuat dan siap menghadapi 2021 nanti,” ungkapnya.

Tak hanya itu, imbuh Baehaqi, semua karyawan harus heboh. Menurutnya, kehebohan karyawan merupakan indikator perusahaan hidup dan punya semangat untuk terus hidup. Karyawan harus bisa menjaga ritme pekerjaan dengan melakukan hal-hal baik. Misalnya di redaksi, harus bisa menghasilkan berita yang bagus dan menarik serta taat kode etik jurnalistik.

“Semua karyawan harus heboh dan ingat do good in a good way,” ujarnya. (yan/nra/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya