alexametrics

Ajak Anak Muda Menekuni Batik

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Upaya mengajak generasi muda untuk menekuni membatik sebagai salah satu budaya bangsa terus dilakukan. Salah satunya dengan cara memfasilitasi mereka untuk terjun secara langsung dalam praktik membatik.

“Pada masa pandemi, kita tidak banyak merangkul masyarakat khususnya anak muda. Sebelum pandemi ada 56 peserta tetapi karena pandemi dibatasi hanya 30 peserta,” kata Project Manager Rumah Belajar Batik Semarang Sobirin Jamil Kamis (10/12/2020)

Sobirin berharap, peserta pelatihan membatik gratis ini bisa mengembangkan usahanya sendiri setelah diberi pelatihan selama 22 hari di Rumah Belajar Batik Semarang, Tambangan, Mijen, Kota Semarang. Pihaknya juga akan membantu memasarkan produk batik hasil karya anak-anak muda ini. “Pemasaran tetap dibantu dengan cara mendampingi dengan membuat salah satunya memaksimalkan market place,” tambahnya.

Baca juga:  Pemkot Pekalongan Perjuangkan Pelabuhan Onshore

Proses memilih anak muda sebagai epserta pelatihan dilakukan dalam tiga strategi. Yakni berkunjung ke kantong komunitas dan kampung, melalui media sosial serta Kerjasama dengan sekolah dan perguruan tinggi.

CEO dan Founder Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB) Foundation Veronica Colondam mengatakan, Rumah Belajar Batik Semarang tidak saja mengajarkan keterampilan membatik tapi mendidik mereka untuk menjadi pengusaha batik. Atau minimal mereka dapat menjadi pembatik yang memiliki akses pasar online. “Jika memungkinkan, mereka dapat menciptakan lapangan kerja. Dengan demikian, mereka semua diberdayakan turut mengentaskan kemiskinan secara berkelanjutan,” katanya. (hid/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya