alexametrics

Tak Ingin Jadi Klaster Baru, Pemkot Semarang Tunda Pengoperasian Semarang Bridge Fountain

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang Semarang Bridge Fountain (SBF) menjadi daya tarik tersendiri bagi warga Semarang untuk merayakan malam pergantian tahun. Namun tahun ini Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang tidak ingin gegabah mengoperasikan SBF, mengingat masih dalam suasana pandemi Covid-19.

Kepala DPU Kota Semarang Sih Rianung mengatakan, pihaknya masih mengkaji terkait pengoperasian SBF pada malam pergantian tahun nanti. “Kita masih menunggu perkembangan kondisi Covid-19 di Semarang sebulan ke depan seperti apa,” katanya kemarin.

Meski Semarang berada di zona oranye, namun dirinya tidak ingin terjadi kerumunan yang bisa memunculkan klaster baru penyebaran Covid-19.

“Catatannya adalah masyarakat harus menjalankan protokol kesehatan (prokes) yang ketat, misalnya menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan jika nanti kembali beroperasional,” harapnya.

Baca juga:  Tegakkan Prokes, Cegah Kerumunan

Jika memungkinkan dihidupkan, lanjut Rianung, pihaknya bakal menyiapkan beberapa tempat cuci tangan untuk masyarakat. “Kita akan siapkan tempat cuci tangan di beberapa tempat strategis,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Kota Semarang,Indriyasari saat disinggung mengenai agenda pada perayaan tahun baru di Kota Semarang belum bisa memastikan adanya event perayaan.

“Kita belum bisa memastikan agenda tahun baru, sementara ini belum ada agenda. Namun secara perlahan aktivitas pariwisata mulai dibuka, yang terbaru ada beroperasinya bioskop,” tambahnya. (den/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya