alexametrics

12 Desainer Ramaikan Semarang Motion Energy Show

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang berupaya membangkitkan perekonomian saat pandemi Covid-19. Salah satunya mewadahi para desainer yang ada di ibu kota Jateng ini, dengan menggelar Semarang Motion Energy Show, di MG Setos Hotel, Rabu (25/11/2020) kemarin.

Acara ini merupakan kolaborasi dari empat sektor, yakni sektor fashion, videografi, dan seni pertunjukan serta fotografi. Penyelenggaraan menggunakan giant green screen dan konsep virtual fashion show. Ini membuat para penonton dari dunia maya bisa melihat seolah-olah ditampilkan dari berbagai belahan negara. Latar mengindikasikan konsep karya masing-masing desainer.

Ada 12 desainer ikut meramaikan ajang ini, mulai dari Gregorius Vici, Bramanta Wijaya, Blangkonde, Agied Derta, Baliem Wibowo, Olif, Hesti Zube, Nova Nugroho, Risa Maharani, Heriyenti, Andar Yusri, Tedjo Laksono, Aditya Mudo. Tujuannya mengangkat ekonomi kreatif di masa pandemi, ada 17 sub sektor ekonomi kreatif.

Baca juga:  Gelar MTF Business Case Competition 2019

“Kami coba kolaborasikan seni pertunjukkan, fashion, seni musik, videografi, fotografi. Hari ini mereka praktik langsung, melihat, merasakan, dan ikut menjadi bagian dari event atau pertunjukan,” kata Kepala Disbudpar Kota Semarang Indriyasari.

Semarang yang dinobatkan menjadi kota fashion, kata wanita yang akrab disapa Iin ini, tidak bisa lepas dari berbagai sub sektor pendukung. Terutama dalam hal ekonomi kreatif, seperti dunia fotografi hingga seni.

“Selama pandemi ini, fashion kelihatan sepi. Namun masih tetap beraktivitas dan berkreativitas. Berbagai acara kami gelar, meskipun dengan konsep virtual,” pungkasnya

Sementara itu, Ketua Indonesian Fashion Chamber Semarang Ina Priyono mengatakan, acara fashion show ini baru pertama kali diadakan di Jateng yang berkolaborasi dengan sektor fashion, videografi, fotografi dan seni pertunjukan.

Baca juga:  Pailit, Nasib 1.200 Kreditur KSP Jateng Mandiri Belum Jelas

“Bisa dibilang ini kebangkitan fashion di Semarang yang terdampak pandemi. Pemkot Semarang berupaya mendukung dan mencoba menggeliatkan kembali acara fashion show secara berkala, untuk menampilkan karya para desainer,” tambahnya. (den/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya