alexametrics

Diduga Salah Konstruksi, Teras SMPN 23 Semarang Roboh

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Teras SMP Negeri 23 Semarang di Jalan RM Hadi Soebeno, Kelurahan Wonolopo, Kecamatan Mijen, roboh.  Bangunan dari bahan baja ringan sepanjang 30 meter itu diketahui roboh Sabtu (31/10/2020) sekitar pukul 13.00. Beruntung, tidak ada korban dalam kejadian tersebut.

“Saat kejadian, anak-anak belajar secara daring di rumah masing-masing. Di sekolah hanya ada guru. Mereka sempat kaget mendengar suara bangunan teras yang roboh,” kata Kepala SMP Negeri 23 Semarang Anwar Khumaidi, Rabu (4/11/2020).

Khumaidi mengatakan, penyebab robohnya teras tersebut dikarenakan kemiringannya terlalu ke dalam. Selain itu, baja ringan sebagai penopang genteng terlalu tipis, sehingga tidak kuat menahan beban.  “Padahal kalau tidak terlalu miring, masih kuat. Ditambah lagi baja ringannya terlalu tipis,” ujarnya.

Baca juga:  Unnes Launching Smart Library

Kemarin, petugas dari Dinas Pendidikan Kota Semarang mendatangi lokasi. Mereka minta baja ringan teras tersebut dibongkar semua.  Pasalnya, kalau tidak dilepas, bebannya semakin berat. Sehingga membahayakan guru ketika melintas di bawahnya.

“Kalau tidak dilepas bebannya semakin berat dan tidak berimbang,  sehingga rawan roboh lagi. Yang dikhawatirkan ketika ada guru yang lewat, bisa tertimpa,” imbuhnya.

Menurutnya, ketika baja ringan dilepas, kondisinya sudah berkarat. Khususnya di bagian mur dan baut. “Seharusnya antara tembok dengan teras itu menempel, sehingga air tidak masuk ke sela tembok dan teras hingga mengenai mur dan baut yang lama-lama berkart,” jelasnya.

Pengamatan di lapangan, teras di sebelah timur juga mengalami hal yang sama, bahkan terlihat pekerja sedang mengecat tembok luar dengan menggunakan cat warna hijau. Memang dari luar sekilas tidak terlihat, tetapi ketika memasuki sekolah tersebut baru terlihat kalau teras gedung roboh. (hid/aro/bas)

Baca juga:  Perkuat Mitigasi Bencana Kota Semarang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya