alexametrics

Kendalikan Anak dari Candu Gadget

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Anak-anak zaman sekarang lebih memilih bermain gadget, ketimbang alat bermain lainnya yang lebih edukatif. Tragisnya banyak orang tua kesulitan mengendalikan keinginan sang anak. Karena itulah, untuk melakukan pencegahan butuh wadah pembinaan nasionalisme dan karakter bangsa melalui jalur pendidikan.

Hal tersebut disampaikan Ketua Pusat Yayasan Aku Bangga Indonesia Tanah Airku (Abita) Dr Hari Wulyanto saat launching Abita di Hotel Candi Indah Semarang (27/10/2020). Program Abita ini akan menyasar seluruh anak bangsa, terutama generasi muda sejak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), siswa SD, SMP, SMA/SMK, termasuk perguruan tinggi. Bahkan, meluas merangkul seluruh masyarakat.

“Kami ingin memperkuat kebudayaan lokal berkarakter pada anak usia dini. Sebab, usia dini anak-anak dalam kemampuan menyerap informasi serta emosional terjadi sangat cepat,” kata Dr Hari Wulyanto.

Baca juga:  Mobil Hybrid Mulai Dilirik, Ini Alasannya

Menurutnya dengan adanya program Abita, dapat mencegah perilaku anak yang dipengaruhi oleh radikalisme, intoleransi, lupa pada nilai nilai Pancasila. Pencegahannya butuh media untuk membangun nasionalisme dengan cara menyenangkan. Seperti lagu-lagu, seni, tarian, budaya, jauh lebih mudah ditanamkan sejak kecil.

“Kalau kita tidak intensif, nanti anak-anak ketika besar tidak tahu nilai itu. Makanya, kita perlu mem-breakdown nilai-nilai yang berdasar Pancasila untuk direalisasikan dalam kehidupan nyata,” lanjutnya. (mha/ida/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya