alexametrics

Jaga Eksistensi Seniman lewat Festival Tari Virtual

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang memfasilitasi para seniman tari agar tetap eksis di tengah pandemi. Salah satunya melalui Festival Tari Semarangan.

Ada 20 sanggar dan ratusan penari yang ikut dalam festival daring dengan tajuk #kamimasihada ini. Tagar tersebut membuktikan jika seniman di Kota Semarang bisa bertahan meski dalam masa sulit.

“Kita tahu jika saat pandemi ini banyak seniman yang terdampak, manggung dibatalkan. Namun acara ini menjadi pembuktian seniman di Semarang bisa bertahan dan tetap berkreasi,” kata Kepala Disbudpar Indriyasari di sela menyaksikan acara yang digelar di Kampung Budaya Unnes Minggu (25/10/2020).

Menurutnya, pandemi Covid-19 yang menghantam hampir semua sektor kehidupan ternyata tidak menghalangi para seniman untuk tetap produktif.

Baca juga:  Perhutani dan Polri Kerjasama Awasi Hutan

Sementara itu, Pjs Wali Kota Semarang Tavip Supriyanto menambahkan, kebijakan pemkot yang membatasi kegiatan masyarakat bukan merarti menghalangi para seniman berkarya.

“Ini adalah inovasi yang cerdas, sehat dan aman. Di satu sisi seniman bisa terus berkarya dan sisi lain mereka memperkenalkan budaya secara luas,” tambahnya. (den/zal/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya