alexametrics

Ruang Isolasi Covid-19 RSUD Tugurejo Terbakar

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Si jago merah sempat membakar ruang isolasi Covid-19 RSUD Tugurejo, Semarang, Kamis (22/10/2020) sekitar pukul 15.30. Meski tak sampai menelan korban jiwa, kebakaran sempat membuat panik pasien dan tenaga kesehatan di rumah sakit tersebut.

Kebakaran tersebut diketahui bermula saat pegawai rumah sakit mencium bau barang terbakar di sekitar ruang isolasi pasien Covid-19. Saat dicek melalui layar monitor CCTV, ruang isolasi Kenanga 9 atau K9 itu tak terlihat karena tertutup asap.

Kejadian itu langsung disampaikan kepada pihak satpam rumah sakit dan dilakukan pemadaman menggunakan alat pemadam api ringan (Apar). Pihak rumah sakit juga berinisiatif menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang.

Baca juga:  Dansatgas Motivasi Anggota Bertugas Tepat Waktu

“Dugaannya korsleting di alat Helafilter. Percikan api lalu merambat membakar kursi pasien yang terbuat dari busa dilapisi bahan oskar,” beber Kapolsek Ngaliyan Kompol R Justinus kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Dijelaskan, Helafilter adalah alat untuk penanganan pasien penderita Covid-19. “Helafilter dipakai untuk memurnikan udara dan menyaring bakteri dan virus,” jelasnya.

Informasi yang diperoleh, pasien di ruangan tersebut berjumlah delapan orang. Mereka langsung dievakuasi keluar ruangan oleh petugas dengan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap. Petugas Polsek Ngaliyan yang mendapat laporan, langsung mendatangi lokasi kejadian dan memintai keterangan sejumlah saksi.  “Kursi di samping Helafilter terbakar. Tapi, api tidak sampai keluar ruangan,” katanya.

Baca juga:  Warga Ngijo Tetap Nyadran dengan Prokes Ketat

Kasubag Tata Usaha Hukum dan Humas RS Tugurejo Emi Kristianti mengatakan, jika kebakaran masih dalam penyelidikan petugas. “Sekarang ini kami dalam proses investigasi dengan beberapa jajaran. Nanti setelah itu akan disampaikan oleh Bapak Direktur,” terangnya.

Emi memastikan, kebakaran tidak sampai mengganggu aktivitas pelayanan rumah sakit. “Pasien aman, tidak ada korban, baik dari pihak pasien maupun tenaga kesehatan,” katanya.

Ia belum bersedia menyampaikan jumlah kerugian akibat kebakaran tersebut. Dengan alasan masih dalam proses investigasi.

Kabid Operasional dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang Trijoto Poejo Sakti mengatakan, pihaknya menerjunkan personel pleton 4. Selain itu, pihaknya berpesan kepada personel agar hati-hati karena ruangan yang terbakar digunakan untuk isolasi pasien Covid-19.”Selesai bertugas, seluruh personel saya suruh mandi, seragam langsung dicuci,” katanya. (mha/aro/bas)

Baca juga:  Terhalang Warga yang Menonton, Petugas Damkar Kesulitan Menuju Relokasi Pasar Johar yang Terbakar

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya