alexametrics

Duta Aswaja Ngangsu Kawruh ke Ashabul Kahfi

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Jajaran pengurus Pondok Pesantren (Ponpes) Duta Aswaja, Kudus, melakukan studi banding ke Ponpes Askhabul Kahfi, Mijen, Kota Semarang, Senin (19/10/2020). Hal itu dilakukan untuk memajukan instutisi, mulai dari sumber daya manusia (SDM) hingga kualitas mengajarnya.

Pengasuh Ponpes Duta Aswaja KH Muhammad Toat mengatakan, pihaknya sengaja datang ke Ponpes Askhabul Kahfi untuk menimba ilmu dari pengelolaan ponpes yang diasuh KH Masruchan Bisri yang berkembang pesat.

“Kami ingin ngangsu kawruh langsung, bagaimana Pak Kiai Masruchan Bisri menjadikan Ponpes Askhabul Kahfi sebagai salah satu ponpes besar di Jateng ,” kata KH Muhammad Toat kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Beberapa hal yang menjadi bahan pertanyaan jajaran Ponpes Duta Aswaja di antaranya adalah terkait manajemen santri, manajemen pengelolaan administrasi, dan pendanaan.

Baca juga:  Senior dan Pelatih, Kunci Tekan Ego Pemain Muda

“Tadi dapat pelajaran penting bagaimana Pak Kiai Masruchan Bisri betul-betul menjadi uswah bagi wali santri, warga sekitar pondok maupun masyarakat Indonesia. Ini pelajaran penting yang bisa kami petik dalam kunjungan kami ini,” jelasnya.

Sementara itu, Pengasuh Ponpes Askhabul Kahfi, KH Nahdlirin mengatakan pihaknya secara terbuka menyampaikan terkait pengelolaan ponpesnya. “Kami sampaikan bagaimana mengawali mendirikan Askhabul Kahfi, termasuk pembangunan yang masih berlangsung sampai saat ini,” kata KH Nahdlirin.

Dalam kesempatan tersebut, jajaran pengurus Ponpes Duta Aswaja melihat sejumlah lokasi pengembangan Ponpes Askhabul Kahfi yang masih dalam proses pembangunan. (sls/ida/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya