alexametrics

Wong Aman: Bergerak Bersama, Bantu Sesama

Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2020

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID – Pandemi Covid-19 membuat banyak warga terdampak dari sisi perekonomian. Mulai kehilangan pekerjaan hingga kesulitan mencukupi kebutuhan sehari-hari. Bergerak bersama membantu sesama dipilih Wong Aman Gautama Wangsa untuk meringankan beban masyarakat melalui berbagai yayasan yang dipimpin.

Kiprah Aman ini pun mendapatkan apresiasi Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2020 sebagai Aktivis dan Penggerak Kepedulian Sosial. Ia menjadi penggerak dan penggugah masyarakat Semarang untuk menumbuhkan kepedulian sosial dan membantu warga terdampak pandemi Covid-19.

Pria yang menjadi Ketua Yayasan Tjie Lam Tjay, Kong Tik Soe, Khong Kauw Hwee dan Yayasan Pancaka, serta perkumpulan Seni Wushi Naga Sakti ini  menerima penghargaan langsung dari Direktur Jawa Pos Radar Semarang Baehaqi berserta jajaran manajemen. Penyerahan Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2020 dilakukan secara sederhana di Kelenteng Kong Tik Soe, Selasa (13/10/2020).

Meski sederhana, Aman dan pengurus yayasan tampak bangga dan terharu. Hadir sejumlah pengurus yayasan yang diketuai Wong Aman. Sedangkan dari Jawa Pos Radar Semarang, hadir General Manager Iskandar, Pemimpin Redaksi Arif Riyanto, Manager Keuangan Indah Fajarwati, Manager Bisnis Sugiyanto Wiyono, Redaktur Pelaksana Ida Norlayla dan jajaran redaksi.

Baca juga:  Produk Tempe Sambirejo Tembus Perusahaan Nasional

“Pak Wong Aman ini adalah orang yang luar biasa. Beliau mendedikasikan hidupnya untuk kepentingan kemanusiaan melalui sejumlah yayasan yang beliau pimpin. Bahkan ada pendidikan gratis bagi warga tidak mampu juga,” kata Baehaqi saat menyerahkan piala dan sertifikat.

Baehaqi mengaku, sudah dua kali berkunjung ke kelenteng di Gang Lombok tersebut. Kali pertama, ia berkunjung saat kelenteng Kong Tik Soe terbakar beberapa tahun lalu. Selain itu, lanjut dia, Jawa Pos Radar Semarang juga dekat dengan Wong Aman lewat sejumlah pemberitaan selama ini. Ia menilai Wong Aman dikenal sebagai pria yang dermawan, mau bergerak ketika orang enggan bergerak di tengah pandemi.

“Beliau memang layak diberikan penghargaan. Ketika orang tidak tahu apa yang dilakukan, Pak Wong Aman dan yayasan yang dipimpin mengambil langkah membantu sesama, warga yang kesulitan di tengah pandemi,” bebernya.

Baca juga:  PKL Jalan Agus Salim Boleh Melapak Asal Tertib Jam Operasional

Ia juga memuji  aktivitas sosial Wong Aman melalui Sekolah Kuncup Melati yang memberikan pendidikan gratis kepada siswa kurang mampu di Kota Semarang. “Ini luar biasa, jarang ada di negara ini,” pujinya.

Ia mengungkapkan, jika tahun ini adalah tahun keenam Jawa Pos Radar Semarang memberikan penghargaan dan apresiasi kepada mereka yang memiliki terobosan dan inovasi, serta memiiliki kepedulian terhadap sesama. Namun karena tahun ini di tengah pandemi, maka apresiasi dilakukan dengan cara yang sederhana. “Acaranya terbatas, karena kita tak boleh berkerumun,” katanya.

Sementara itu, Wong Aman menyampaikan, atas nama pembina dan dukungan serta partisipasi masyarakat, yayasan yang dipimpin terus bergerak memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak. Misalnya saja, bantuan alat pelindung diri (APD) dan masker, nasi bungkus di beberapa kelurahan, serta bantuan 10 ton beras kepada Pemerintah Kota Semarang.

“Sebisa mungkin, jika ada dana kita salurkan bantuan secara kontinyu. Kita juga bergerak atas nama pengurus, untuk membantu dengan cara kerja sama tim. Tujuannya agar kita bisa memelopori dan menggugah warga yang mampu untuk bisa memberikan bantuan,” ucap dia.

Baca juga:  Unnes Gelar Pentas Virtual Terlama

Jawa Pos Radar Semarang, lanjut Aman, menjadi salah satu mitra dari yayasan yang dipimpin. Karena bisa turut serta membantu dari sisi publikasi yang muaranya adalah menumbuhkan kepedulian sesama untuk saling membantu warga yang benar-benar terdampak Covid-19.

“Saat pandemi ini, perkonomian masyarakat memburuk. Kami berusaha semaksimal mungkin mengulurkan tangan untuk membantu kebutuhan mereka,” katanya.

Aman mengaku kaget mendapatkan penghargaan dan apresiasi dari Jawa Pos Radar Semarang. Ia menerima piala berbentuk tinta berwarna emas, serta piagam yang diberikan langsung oleh Baehaqi dan manajemen Jawa Pos Radar Semarang.

“Kita kaget kok bisa dapat, maksud kegiatan yang kita lakukan ini tidak ada tujuan popularitas. Fokusnya adalah membantu sesama dan berusaha terus dilakukan,” ujarnya. (den/aro/bas)

Wong Aman Gautama Wangsa berfoto bersama Direktur Jawa Pos Radar Semarang Baehaqi. (Nurchamim/Jawa Pos Radar Semarang)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya