alexametrics

Hendi: Saya Anak Kampung, Tak Pernah Mimpi Jadi Kaya

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Calon Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyebut dirinya hanyalah seorang anak kampung yang memilki keinginan untuk membangun kota, tempat tinggalnya.  Meniti karir bukan dari jalur birokrat, pria yang akrab disapa Hendi itu, sebenarnya tak pernah bermimpi masuk ke jajaran eksekutif pemerintahan. Bahkan tidak punya ambisi menduduki jabatan tertentu untuk memperkaya diri.  Hal itu disampaikan Hendi saat berdialog dengan warga Kelurahan Gemah, Kecamatan Pedurungan, Minggu (11/10/2020).

Hendi tumbuh dewasa di kawasan perkampungan di Lempongsari, Kota Semarang. Baginya, jabatan tidak membuat dirinya lupa dengan asal ia dibesarkan. Hingga kini pun dirinya masih menjadi orang yang sama dan tinggal di tempat yang sama.

Baca juga:  Truk Molen Terguling, Sopir Terjepit Satu Jam

“Yang saya katakan nggak lamis – lamis. Saya ini orang kampung. Kampung Lempongsari. Besar lahir di Lempongsari. Saat ini pun masih tinggal di Lempongsari. Dan sering saya sampaikan ke Pak Kiai, saya jadi wali kota saja sudah menjadi berkah luar biasa,” cerita Hendi.

“Dengan berkah tersebut, saya ingin secara maksimal berkarya untuk kota tempat saya dilahirkan ini, agar menjadi semakin baik dan semakin hebat,” tandasnya.

Hendi meyakini jabatan sebagai berkah dari Allah SWT, dirinya tak pernah memiliki keinginan untuk memperkaya diri. “Jadi, kalau perjalanan ini lancar, tidak ada keinginan dalam diri saya untuk mengeruk semuanya demi kepentingan pribadi. Atau istilah saya nyugihke awak. Saya tidak memiliki ambisi pribadi, niat saya semata-mata hanya ingin membangun Kota Semarang,” tambah Hendi.

Baca juga:  Hendi Tegaskan Tidak Ada Penolakan Gereja di Semarang

Untuk itu, dalam ajang pemilihan Wali Kota Semarang, 9 Desember 2020 nanti, Hendi yang berstatus sebagai calon tunggal menyerahkan semuanya kepada masyarakat Kota Semarang. Dirinya hanya berharap, tren positif pembangunan yang telah dilakukan dapat dilanjutkan hingga tuntas.

“Semuanya ada di dalam pikiran panjenengan. Yang tahu hanya panjenengan. Saya hanya berharap saat ini menjadi momentum kita bersama untuk meneruskan pembangunan Kota Semarang,” tegasnya. (zal/aro/bas)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya