alexametrics

Ubah Mindset, Batik Bisa untuk Nongkrong, Jalan-Jalan Bahkan Olahraga

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Fashion berbahan batik terus berkembang menyesuaikan tren terkini. Termasuk saat ini. Terdapat inovasi baju olahraga menggunakan kain khas Indonesia tersebut.

Pemilik Batik Identix Irma Susanti menuturkan, saat ini batik tidak lagi identik dengan busana formal. Namun sudah bergeser menjadi fashion keseharian. Tentu saja dengan menyesuaikan selera milenial saat ini.

“Sekarang kita ubah mindset, batik tidak lagi baju formal. Tapi bisa buat nongkrong, ngopi, jalan-jalan juga bisa. Dengan desain yang disesuaikan tren saat ini tentunya,” ujarnya.

Di tengah pandemi Covid-19 ini, ia pun terpikir untuk mengembangkan fashion batik. Sebagai outfit yang dapat digunakan untuk olahraga. Khususnya gowes. Apalagi saat ini banyak orang berbondong-bondong melakukan aktivitas tersebut.  “Ini jadi kesempatan untuk mengenalkan bahwa batik juga bisa digunakan untuk olahraga,” lanjutnya.

Baca juga:  Kurangi Mobilitas, Lima Jalan Protokol Semarang Ditutup 24 Jam

Tentu saja untuk mendesain outfit olahraga, pihaknya tetap memperhatikan pemilihan bahan. Ia lebih memilih menggunakan katun yang dapat menyerap keringat. Sehingga para pengguna tidak merasa panas dan tetap nyaman.

“Jadi desainnya akan seperti batik pantai. Dengan tema alam seperti bunga dan daun yang bisa dipadupadankan dengan celana pendek, santai, dan topi,” tambahnya.

Menjelang hari batik nasional, pihaknya berencana mengadakan gowes santai bersama masyarakat Semarang dengan outfit batik. Nantinya rute yang ditempuh mengelilingi tempat-tempat ikonik Kota Semarang. Selain mengenalkan batik, sekaligus mengenalkan destinasi wisata Kota Semarang. “Rencananya kami akan mengadakan pada Minggu (4/10/2020) mendatang. Startnya di Anak Panah Kafe Kota Lama pukul 06.00,” pungkasnya. (akm/ida/bas)

Baca juga:  Nasib Pedagang Sayur Ini Mengenaskan karena Terobos Palang Pintu Kereta Api

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya