alexametrics

Ribuan Barang Bukti dari 273 Perkara Dimusnahkan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Ribuan barang bukti dari 273 perkara dimusnahkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Semarang kemarin (30/9/2020). Mulai dari narkotika, psikotropika, obat-obatan terlarang, hingga handphone. Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar, diblender, dan dilindas menggunakan alat berat.

Kepala Kejari Kota Semarang Sumurung Pandapotan Simaremare mengatakan, pemusnahan barang bukti dilakukan karena sudah memiliki kekuatan hukum tetap. Selain itu, untuk mengurangi banyaknya tunggakan barang bukti yang tersimpan di rumah barang bukti dan rampasan (rubasan). “Misi kami sesuai dengan petunjuk pimpinan pusat. Targetnya, akhir Desember sudah harus zero tunggakan barang bukti,” ujarnya.

Sumurung menjelaskan, barang bukti tidak selalu dimusnahkan. Untuk barang bukti yang memiliki nilai ekonomis, seperti rumah dan mobil bisa menjadi aset negara. “Tapi kalau ini, seperti sabu memang memiliki nilai ekonomis tapi merusak moral bangsa. Jadi ya harus dipilih-pilih,” terangnya.

Baca juga:  Beri Penyuluhan Covid-19 untuk Pengunjung Lapas

Untuk itu, pihaknya terus mengingatkan kepada seluruh jaksa untuk segera menyelesaikan tunggakan.

Sementara itu, Kepala Seksi Pengamanan dan Pengelolaan Rubasan, Triyana mengatakan, barang bukti yang tersimpan di Rubasan saat ini masih ada 540 perkara. Terdiri dari 493 penuntutan, 7 penyidikan, dan 39 perkara masuk pengadilan. Tunggakan ekseskusi barang tersebut karena proses hukum yang panjang. Mulai dari Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi, Kasasi, hingga Peninjauan Kembali.

“Kalau sudah tidak ada upaya hukumnya maka Rubasan bakal berkoordinasi dengan kejaksaan agar segera dieksekusi,” katanya. (ifa/zal/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya