alexametrics

SPAM Semarang Barat 50 Persen, Pudakpayung Persiapan Lelang

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Semarang Barat mencapai 50 persen. Saat ini tahap pemasangan jalur distribusi umum (JDU).

Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Moedal Yudi Indarto mengatakan, pemasang JDU sempat terkendala dan agak mundur. Namun dipastikan akan selesai Mei mendatang. “Kita berupaya selesai sesuai target. Progresnya saat ini sudah 50 persen,” tegasnya.

Yudi menjelaskan, proyek SPAM Semarang Barat bisa mencukupi kebutuhan air bersih di tiga kecamatan yakni Semarang Barat, Tugu dan Ngaliyan. Selain itu visa mengover sekitar 60 ribu kepala keluarga dengan kapasitas 1.000 liter per detik.

Sementara terkait perkembangan SPAM Pudakpayung, telah memasuki persiapan lelang. Pembangunannya menggunakan dana internal PDAM sebesar Rp 25 miliar dan menggandeng pihak Bank Jateng secara back to back. “Nanti kita masukkan ke program bank dunia, nanti kita dapat rembers dana,” terangnya.

Baca juga:  Sejumlah Proyek Infrastruktur Mendesak Dilakukan Pembebasan Lahan

Total keseluruhan anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan SPAM Pudakpayung sebesar Rp 60 miliar, dana dari Perumda dan peminjaman dana dari Bank Jateng Rp 45 miliar. “Nanti rembersnya sekitar 30 persen, atau Rp 15 miliar. Syaratnya dari bank dunia ini adalah perusahaan daerah dalam kondisi sehat,” jelasnya.

Sementara ini, cakupan Perumda Air Minum Tirta Moedal sekitar 60 persen. Jika SPAM Semarang Barat jadi, total coverage area menajdi 80 persen.

“Kalau Pudakpayung jadi cakupan semakin besar, nantinya untuk Semarang wilayah selatan yang memang belum tercover dan masih menggunakan air artetis,” pungkas Yudi. (den/zal/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya