alexametrics

Awal Oktober Dibuka, Kendaraan Besar Tetap Lewat Tol

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang Proyek pengeprasan Jalan Siliwangi atau Simpang Hanoman telah mencapai 80 persen. Rencananya, dua lajur akan dibuka pada 1 Oktober mendatang.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.1 Pelaksana Jalan Nasional (PJN) 3 Jawa Tengah Heru Wantoro mengatakan, untuk persiapan pembukaan jalan pada awal Oktober mendatang saat ini sedang pengaspalan. Progres proyek masih on schedule. Satker masih mengerjakan lajur paling kiri, yang diperkirakan akan selesai pertengahan atau akhir Oktober nanti.”Untuk lajur paling kiri progresnya sudah 64 persen, kita sedang memasang saluran air,” jelasnya.

Proyek perbaikan geometerik Simpang Hanoman sendiri dibagi dalam dua alokasi anggaran. Tahun ini anggarannya Rp 8,868 miliar, sedangkan anggaran tahun 2021 Rp 7,325 miliar.

Baca juga:  Grand Maerakaca Resmi Dibuka, Jumlah Pengunjung Dibatasi

“Kendala tidak ada sama sekali. Pelaksanaan pengerjaan sebenarnya sampai Januari. Namun kita kebut agar Oktober bisa selesai,” tegasnya.

Meski telah dibuka dua lajur, Heru mengimbau kendaraan besar seperti bus dan truk tetap masuk tol. Tujuannya agar tidak terjadi antrean kendaraan.

“Kita sudah berkoordinasi dengan dinas terkait, juga akan dilakukan evaluasi tentang kemacetan dan cara menguraikannya. Himbauannya kendaraan besar tetap masuk tol,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang, Endro P Martanto menjelaskan, dua lajur yang dibuka awal Oktober nanti akan dilakukan secara bertahap. “Arus dari arah tol tetap kan ditutup sambil evaluasi kelayakan fisik jalan dan kepadatan lalu lintas,” tuturnya.

Baca juga:  Penghafal Quran Beasiswa 4 Semester, IPK Tinggi 1 Semester

Khusus kendaraan besar, Endro mengungkapkan tetap wajib masuk tol. “Besok (hari ini,red) kita akan koordinasi dengan Satlantas dan Satker terkait finalisasi rekayasa pembukaan simpang Hanoman,” pungkasnya. (den/zal/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya