alexametrics

Mbah Tasmi Lima Tahun Tinggal di Gubuk Reyot

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Tasmi, 75, warga Tambaklorok, Semarang menjalani hari tua sangat memprihatinkan. Sudah lima tahun, nenek renta ini tinggal di rumah yang tidak layak huni.  Rumah tersebut berada kurang lebih 25 meter di tepi areal tambak. Bangunan rumah berukuran panjang 7 meter dan lebar 3 meter. Bangunan luar sangat memprihatinkan. Tembok sudah mengelupas dan belakangnya bolong menganga hanya ditutup MMT bekas.

“Namanya Mbah Tasmi, sudah lama tinggal di sini sendirian, ya kurang lebih lima tahun,” kata Siti, warga setempat, kepada Jawa Pos Radar Semarang, kemarin.

Pintu rumah terbuat dari kayu alakadarnya. Pintu tersebut posisinya lebih rendah, karena tanah di lokasi tersebut bekas lumpur rob. Setiap orang yang akan masuk ke rumah Mbah Tasmi harus membungkuk.

Baca juga:  Selaraskan Gerakan, Nafas dan Musik

Lebih memprihatinkan lagi, Tasmi juga sakit-sakitan. Ia bisa terduduk di atas tempat tidur beralaskan tikar. Di dalam rumah hanya terdapat barang-barang bekas. “Sudah tidak bisa jalan. Kalau makan ya dikirimi anak-anaknya,”ujarnya.

Kondisi ini diketahui ketika anggota Polda Jateng dari Direktorat Lalulintas mendatangi kawasan Tambaklorok membagikan sembako. Setidaknya ada 300 paket sembako yang dibagikan.

Wadirlantas Polda Jateng AKBP AKBP M Syarhan turun langsung di lokasi. Ia masuk ke rumah Mbah Tasmi.  “Kita akan mencoba melakukan perbaikan. Kita berharap nantinya memberikan kelayakan kepada ibu ini, dan bisa kembali sehat dengan kondisi saat ini,” katanya. (mha/aro/bas)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya