alexametrics

Sembahyang King Hoo Ping Dilakukan Terbatas

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SemarangPuluhan warga Tionghoa Kota Semarang melakukan sembahyang King Hoo Ping di gedung Kong Tik Soe kemarin (14/9/2020). Salah satu doanya adalah  berharap Covid-19 bisa hilang dari bumi Indonesia.

Ketua Yayasan Tjie Lam Tjay Aman Gautama mengatakan, peserta sembayang King Hoo Ping kali ini dibatasi.  Mengingat masih dalam suasana pandemi. “Kalau biasanya yang mengikuti sembayang ini ribuan dan dari berbagai kota dan kabupaten. Tetapi kali ini hanya diikuti oleh warga dan umat serta pengurus saja. Memang dibatasi,” katanya.

Aman menambahkan, setelah melakukan sembayang King Hoo Ping, pihaknya melepas ikan dan belut di sungai di depan gedung Kong Tik Soe. Kemudian esok harinya dilakukan pembakaran replika kapal.

Baca juga:  Tragis, Pemotor Tewas Dihantam BRT Trans Semarang

Menurutnya pada bulan 7 Imlek pintu akhirat dibuka. Para arwah diberi kesempatan turun ke dunia. Karena itu untuk menyambut kehadiran mereka pada bulan 7 Imlek, masyarakat diwajibkan melakukan sembahyang pengenangan dan penghormatan bagi leluhur.“Sebelum para arwah kembali ke alamnya, diadakan upacara King Hoo Ping untuk menghormati,” tambahnya. (hid/zal/bas)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya