alexametrics

Gerakan Pakai Masker, Putus Mata Rantai Covid

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Pemkot Semarang membagikan 5.000 masker gratis kepada masyarakat. Langkah tersebut sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menaati protokol kesehatan.

“Memang kesadaran memakai masker di Kota Semarang cukup baik, tapi masih ada saja yang belum memakai masker. Maka kita harus saling mengingatkan. Kalau alasannya tidak punya masker, hari ini (kemarin) dibagikan masker gratis,” ujar Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi di sela launching gerakan pakai masker di halaman Masjid Agung Semarang kemarin (13/9/2020).

Hendi, sapaan akrabnya, ingin menggugah kesadaran masyarakat untuk memakai masker. Menurutnya, penanganan Covid yang paling utama adalah memutus mata rantai virus. Salah satunya dapat dilakukan dengan 3 M, yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Baca juga:  Eks Keraton Agung Sejagat Akan Jadi Desa Wisata

“Kita masih terus belajar memutus mata rantai penyebaran Covid-19, salah satu upayanya yaitu memakai masker. Ini yang harus terus kita sosialisasikan kepada masyarakat,” ujarnya.

Hendi menambahkan, pemakaian masker mempunyai masa efektif empat jam. Setelah itu sebaiknya diganti. Apabila masker terasa lembab atau setelah makan, baiknya masker diganti. “Pengetahuan semacan ini saya rasa harus terus disosialisasikan kepada masyarakat. Jadi masyarakat dapat memakai masker dengan baik dan benar,” tutur Hendi.

Hendi juga mengingatkan kepada seluruh pelaku kuliner supaya benar-benar ketat dalam menerapkan SOP protokol kesehatan. “Supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan, ikutilah SOP protokol kesehatan. Perlu kedisiplinan dan keseriusan untuk kita putus bersama mata rantai persebaran Covid-19,” pungkas Hendi. (hid/zal/bas)

Baca juga:  Sudah Ketahuan Positif Sejak Dites di Bandara Ahmad Yani, Tapi Tetap Lolos Terbang

 

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya