alexametrics

Tulis Wasiat sebelum Gantung Diri

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Steffani Wicaksono Rahardjo, ditemukan meninggal dengan cara tragis. Gadis berusia 23 tahun ini diduga bunuh diri dengan cara gantung diri.

Korban berkaos merah ditemukan tewas di rumahnya, Jalan Peterongan Timur Senin (7/9/2020) sekitar pukul 18.00.  Lehernya terlilit kain sprei dengan kayu di atas pintu ruangan tengah menuju dapur.

Kapolsek Semarang Selatan Kompol Untung Kistowo mengatakan, korban pertama kali ditemukan keluarganya yang pulang dari klinik di daerah Ungaran. Sebenarnya korban juga diajak pergi, tapi menolak ikut. “Itu kan mau diajak terapi gigi di Ungaran, dia tidak mau,” ungkap Untung Selasa (8/9/2020).

Sebelum ditemukan meninggal, sang ibu juga sempat menelepon korban melalui handphone. “Di telepon, katanya listrik saja bisa mati kok, saya masa gak bisa mati. Bilang gitu,” bebernya menirukan ucapan anggota keluarga korban.

Baca juga:  Hendi dan Gus Miftah Ajak Massa Pekikkan Merdeka

Rupanya, omongan tentang kematian tersebut nekat dilakukan korban. Bahkan ia meningkatkan surat wasiat di secarik kertas. Tulisan kata-kata tersebut adalah “Aku pergi. Jangan ganggu aku lagi. Kremasi aku. Jangan dekati aku. I hate you all. Aku cuma punya mereka.”.

“Hasil olah TKP, murni bunuh diri, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan,” ujarnya. Korban diduga mengalami depresi hingga memutuskan untuk mengakhiri hidupnya. (mha/ton/bas)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya