alexametrics

Kabar Gembira, Mulai 1 September Denda Pajak Dihapus

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi terus berupaya meringankan beban warga, khususnya saat pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. Setelah memberi keringanan pembayaran Pajak Bumi Bangunan (PBB), kali ini Hendi-sapaan akrabnya- memberikan keringanan berupa penghapusan denda pajak dan pengurangan pokok ketetapan piutang tunggakan PBB.

Kebijakan tersebut berlaku mulai 1 September sampai dengan 31 Desember 2020. Langkah ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Semarang untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat pada masa pandemi Covid-19. “Kebijakan ini harapannya dapat semakin meringankan beban ekonomi warga Kota Semarang di tengah pandemi Covid,” harapnya.

Hendi menjelaskan, jika penghapusan denda akan diberikan untuk masa pajak sampai dengan 2019. Sedangkan untuk pengurangan pokok piutang tunggakan PBB diberikan dengan besaran pengurangan berjenjang mulai 50 hingga 10 persen. Pemberian pengurangan tersebut diberlakukan bagi masa pajak 2015 hingga 2019 dengan perhitungan, Piutang 2015 diberikan sebesar 50 persen.  Piutang 2016 sebesar 40 persen. Piutang 2017 sebesar 30 persen. Piutang 2018 sebesar 20 persen. Sedangkan piutang 2019 diberikan sebesar 10 persen.

Baca juga:  Hendi Minta Swasta Garap Fasilitas Olahraga

Sebelumnya, Hendi juga telah melakukan sejumlah kebijakan pengurangan dan penundaan pembayaran pajak. Di antaranya, keringanan penundaan setoran pajak untuk hotel, restoran, dan tempat hiburan. Juga diskon PBB bagi pembayaran masa pajak 2020. Ditambah lagi denda keterlambatan pembayaran PBB yang jatuh tempo 2020 juga akan dihapus.

Adanya berbagai kebijakan tersebut, Hendi berharap dapat meringankan beban masyarakat dan pelaku usaha. Khususnya dalam menghadapi tekanan ekonomi saat ini. Hendi berkomitmen kuat untuk terus mengupayakan kebijakan-kebijakan yang berpihak pada upaya mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat. Untuk memudahkan pembayaran, pihaknya juga telah menyiapkan beberapa alternatif pembayaran online melalui aplikasi Gopay, Tokopedia, Indomaret serta jaringan perbankan, yakni Bank Jateng, Mandiri, BNI dan BTN.

Baca juga:  Proyek Pasar Pagi Kaliwungu Diburu Waktu

Sedangkan bagi wajib pajak yang ingin melakukan pembayaran secara offline akan tetap dilayani melalui Pos Pelayanan PBB wilayah I-IV dan Kantor Bapenda di kompleks balai kota. (bbs/zal/bas)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya