alexametrics

Jual Beli Rusunawa Marak Lagi, Satu Unit Dijual Rp 18 Juta

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Praktik jual-beli rumah susun sewa (rusunawa) masih terjadi di Kota Semarang. Salah satunya di Rusunawa Kudu, Genuk. Satu kamar di lantai 2 untuk bisa dilimpahkan dari pemilik pertama harganya dipatok Rp 18 juta. Harga kamar ini menyesuaikan lokasi kamar. Jika di lantai 4 atau 5 harganya bisa lebih murah lagi. Setiap kamar di rusunawa ini dilengkapi fasilitas ruang keluarga, kamar, dan dapur. Memang tidak begitu luas, tetapi sudah cukup untuk keluarga kecil.

Hasil penelusuran Jawa Pos Radar Semarang, kamar di Rusunawa Kudu tidak hanya dilimpahkan. Sejumlah pemilik juga menyewakan kepada orang lain. Penyewaan kamar dilakukan secara terang-terangan melalui media sosial. Satu kamar lantai 2 biaya sewa sebesar Rp 110 ribu. “Sekarang harga pelimpahan di lantai 2 ya bisa sampai Rp 18 juta,” kata seorang penghuni Rusunawa Kudu Semarang sebut saja IN.

Baca juga:  Tino-Mustamsikin Siapkan Reformasi Birokrasi

Praktik tersebut, menurutnya, sudah kerap terjadi di hampir semua rusunawa di Kota Semarang. Biasanya untuk bisa mendapat limpahan harus ada kesepakatan dengan pemilik lama. Setelah bayar, baru nantinya ada serah terima dan SK untuk pemakaian. “Ya, nanti kalau sudah punya SK, jika sewaktu-waktu mau pindah, kamar rusunawa bisa dipindahtangankan lagi,” ujarnya.

Untuk mendapatkan juga gampang, karena biasanya jika ada yang mau jual pasti ada informasi. Ia juga mendapatkan kamar rusunawa empat tahun lalu seharga Rp 11 juta. Karena kebetulan ada yang jual dan ia membutuhkan karena lebih murah jika dibandingkan kontrak atau kos. “Dulu Rp 11 juta ya dicicil. Kalau sudah tak di sini ya bisa dialihkan lagi,” katanya.

Baca juga:  KSP Intidana Sudah Selesaikan Rp 129 M

Di Rusunawa Kudu, ada sembilan bangunan, masing-masing lima lantai. Rusunawa ini khusus warga Kota Semarang dan sudah terdaftar. Hanya saja, beberapa orang menjual atau menyewakan kepada pihak ketiga. “Ya, kalau cuma sewa, satu bulan biasanya Rp 110 ribu,” ujar salah satu penghuni Rusunawa Kudu.

Praktik tersebut ternyata dilakukan secara terang-terangan. Seperti di media sosial dengan jelas menawarkan pelimpahan Rusunawa Kudu di Blok E dan H lantai dua dengan mencantumkan nomor WA. “Barangkali minat Rusunawa Kudu Blok E Lantai 2 mau dilimpahkan per bulan cuma Rp 110 ribu, PDAM dan token. Info lengkap WA 089528788674”

Fasilitas dan bangunan Rusunawa Kudu sangat bagus. Bahkan tempatnya nyaman, bersih dengan lingkungan yang enak. “Sudah empat tahun di sini, senang. Tapi memang jauh dari pusat kota,” tambahnya.

Baca juga:  Tersangka Sempat Mondar-Mandir Sebelum Membuang Jenazah Emy Listiyani di Jalan Pramuka

Pantauan di lokasi, tampak sejumlah mobil terparkir di kompleks rusunawa. Ada mobil sedan dan Honda Jazz. Belum diketahui apakah mobil tersebut milik penghuni rusunawa. Rusunawa sendiri diperuntukkan bagi warga  yang belum memiliki tempat tinggal tetap. (fth/aro/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya