alexametrics

Peminat Tinggi, Anggrek Bulan Paling Diburu

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang — Masa pandemi Covid-19, banyak orang mencari kesibukan. Salah satunya dengan bercocok tanam bunga anggrek. Salah satu budidaya anggrek yang diserbu adalah milik kelompok tani Gawe Asri. Berlokasi di Jalan Durian, Kelurahan Srondol Kulon, Kecamatan Banyumanik.

Ketua kelompok tani anggrek Umi Kalsum mengatakan, saat pandemi seperti ini banyak peminat anggrek yang ingin melakukan budidaya anggrek. Tidak hanya anggrek yang berbunga, tetapi juga anggrek yang masih dalam kondisi bibit pun laris di pesan. Bahkan pihaknya sampai kewalahan

“Karena terbatasnya stok benih, maka harga anggrek mengalami kenaikan. Sebelum pandemi angrek yang sudah berbunga dijual seharga Rp 135 ribu. Kini menjadi Rp 150 ribu. Sementara untuk bibit masih terjangkau antara Rp 20 ribu hingga Rp 30 rib,” terangnya.

Baca juga:  Program Inkubasi Sispreneur Dukung Perempuan Pelaku Usaha Mikro

Menurutnya, jenis anggrek yang banyak diburu adalah jenis bulan. Sementara jenis lain seperti anggrek Ekor Tupai, Kamboja dan Dendrobium, hanya orang tertentu saja peminatnya. “Kalau saya yang penting indah serta baunya harum,” jelasnya.

Sedangkan untuk media tanam anggrek bisa menggunakan papan pakis, pot dengan diisi potongan batu bata atau arang, serta menggunakan serabut kelapa dan tanam sistem tempel di pohon. Untuk perawatannya sangat mudah, tinggal disiram rutin dua atau tiga hari sekali, serta diberi pupuk. (hid/zal/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya