alexametrics

Sah, Kawasan Semarang Lama Jadi Cagar Budaya Nasional

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Kota Semarang Lama resmi ditetapkan sebagai kawasan cagar budaya nasional. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia telah mengeluarkan surat keputusan nomor 682/P/2020 pada 12 Agustus lalu. Selangkah lagi menuju world heritage.

Ketua Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Semarang Ufi Saraswati menuturkan pencapaian tersebut tidaklah mudah. Butuh waktu hampir tiga tahun untuk memperjuangkan kawasan tersebut masuk dalam kategori kawasan cagar budaya nasional. “Beberapa waktu lalu sudah diperjuangkan. Dan Alhamdulillahnya tahun ini bisa tercapai,” ujarnya.

Kawasan Semarang Lama berhasil memenuhi tiga dari lima indikator penilaian sesuai dengan UU Cagar Budaya no 11 tahun 2010. Antara lain kawasan tersebut dianggap dapat mencerminkan wujud kesatuan dan persatuan bangsa, bukti evolusi peradaban dan yang terakhir sebagai bukti penting kawasan permukiman nasional. “Padahal untuk memenuhi satu kriteria sana sulitnya minta ampun. Dan ini bersyukur bisa memenuhi tiga,” lanjutnya.

Baca juga:  BSN Dorong Industri Jateng Terapkan SNI

Dalam prosesnya pihaknya mengaku harus menerapkan strategi baru agar bisa lolos. Yakni dengan menekankan pada telling story. Di mana juga harus bisa diyakinkan secara holistik dengan pendekatan ilmu arkeologi, sejarah dan antropologi. Berkaitan dengan kisah dan fakta berkaitan dengan situs yang ada dalam kawasan tersebut yaitu situs Kampung Melayu, Kampung Kauman, Pecinan dan Kota Lama. Jadi tidak mengandalkan hanya pada arsitektur bangunan saja. Namun juga yang ada kisah dan fakta yang mengiringi jejak kawasan tersebut.

Berbagai cerita mengenai sejarah dan tradisi Kota Semarang disampaikan. Seperti tradisi dugderan, arak-arakan Sam Poo, pemberontakan orang Tionghoa, awal mula masyarakat Semarang terbentuk oleh Ki Ageng Pandanaran dan lainnya yang memiliki keterkaitan dengan empat situs kawasan Semarang Lama tersebut. Terbukti berhasil mengantarkan kawasan Semarang Lama menjadi kawasan cagar budaya nasional. “Jadi intinya bukan membuktikan bangunan namun menceritakan kisah unik di baliknya,” katanya.

Baca juga:  Wali Kota Upayakan Semarang Zero Stunting

Ia berharap dengan pemberian status ini dapat mempermudah Pemerintah Kota Semarang untuk mendaftarkan Kawasan Semarang Lama masuk dalam world heritage. Untuk ke sana memang harus berjenjang dari bawah. Yakni harus ditetapkan sebagai kawasan cagar budaya dari tingkat kota, provinsi, nasional dan tingkat tertinggi yakni internasional.

Wakil Wali Kota Semarang sekaligus Ketua Badan Pengelola Kawasan Kota Lama (BPK2L) Hevearita Gunaryanti Rahayu mengaku sejak 2017 Pemkot Semarang telah berupaya untuk mengajukan Kota Semarang Lama sebagai cagar budaya nasional. “Ini bukan kerja jam per jam. Ini perjuangan bertahun-tahun. Jadi, pasti akan kita jaga,” ungkapnya. (akm/nor/ton/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya