alexametrics

Setahun, 700 ASN Semarang Pensiun

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang relatif tinggi. Pasalnya, setiap tahun rata-rata 700 ASN pensiun, sementara perekrutan ASN masih sangat minim.

Kepala Bidang Administrasi Kepegawaian, Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kota Semarang Umar menjelaskan, dari data hingga akhir Juli 2020, jumlah ASN Pemkot Semarang sebanyak 10.139 orang. Angka ini diprediksi akan terus berkurang setiap tahunnya, karena pensiun ataupun meninggal.

“Rata-rata setahun 700 orang ASN pensiun, angka ini akan terus bertambah jika ada yang meninggal ataupun lainnya. Juli tahun lalu, ada 794 ASN yang pensiun,” katanya saat ditemui Jawa Pos Radar Semarang, Senin (10/8/2020).

Baca juga:  Dedikasikan Program BISA, Bangkitkan Pariwisata Kendal

Ia menjelaskan, jika kebutuhan ASN di Pemkot Semarang idealnya sekitar 21 ribu. Kebutuhan ini diambil dari analisis lahan kerja dan jabatan yang ada. Karena hanya memiliki 10 ribuan ASN, akhirnya ditutup dengan adanya perekrutan non ASN.

“Total non ASN di Pemkot Semarang 7.684, ini digunakan untuk menutup kekurangan. Karena yang pensiun dan yang direkrut dari CPNS  sangat njomplang,” jelasnya.

Kepala BKPP Kota Semarang Litani Satyawati menjelaskan, jika formasi ASN dua tahun ke depan tidak ada lagi. Formasi penerimaan saat ini merupakan lanjutan dari formasi CPNS yang dilakukan pada 2019 lalu. “Pelayanan masyarakat tetap harus jalan, sehingga pakai non ASN. Namun mekanisme penerimaan dan kebutuhannya ada pada masing-masing dinas,” katanya.

Baca juga:  Cari Formulasi Coblosan untuk Difabel

Saat ini, kata dia, BKPP menyiapkan teknis penyelenggaraan seleksi kemampuan bidang (SKB) bagi peserta CPNS Pemkot Semarang. SKB rencananya akan diselenggarakan pada September-Oktober mendatang.  “Total ada 481 peserta yang lolos SKB, namun hanya 477 peserta yang melakukan daftar ulang,” ujarnya.

Para peserta mengikuti ujian SKB di lokasi terdekat. Misalnya, untuk warga Semarang di Udinus Semarang. Sedangkan  yang tinggal di Jakarta akan dilakukan di Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat, dan lainnya. Dari 477 yang telah mendaftar ulang, ada 429 peserta yang bakal mengikuti SKB di Udinus Semarang. “Sisanya, mengikuti seleksi di BKN Pusat, Kantor Regional BKN, dan UPT BKN,” katanya. (den/aro/bas)

Baca juga:  Warga Depok Timur dan PT Sango Memanas

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya