alexametrics

UIN Wisuda 1.661 Lulusan dengan Animasi Wajah

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang hari Kamis ini (6/8/2020) menggelar wisuda sarjana ke-78 dengan aplikasi Face Tracking Animation. Sebanyak 1.661 lulusan, cukup menyaksikan prosesi wisuda secara daring melalui Youtube Streaming pada channel UIN Walisongo.

Rektor UIN Walisongo Semarang Prof Dr Imam Taufiq M.Ag menyatakan prosesi ribuan wisudawan-wisudawati ini membutuhkan waktu hingga 12 jam. Meski begitu, para lulusan UIN dapat melihat dirinya dipindahkan kuncirnya oleh rektor atau dekan seperti saat wisuda secara langsung melalui teknologi face tracking animation.

“Untuk mengaplikasikan teknologi face tracking animation ini, UIN Walisongo menggandeng Dreamlight World Media. Yakni, jasa rekaman video di Jateng yang kerap yang kerap bermitra dengan perusahaan swasta dan instansi pemerintah di Malaysia dan Singapore,” katanya.

Baca juga:  SPAK Sasar Kader PKK dan Gerakan Organisasi Wanita

Menurutnya, wisuda online ini menjadi mekanisme yang tidak bisa ditawar bagu perguruan tinggi, khususnya UIN Walisongo Semarang. Ini juga bagian dari responsibilitas universitas terhadap kebijakan publik dan kebijakan pemerintah tentang pandemi Covid-19. Terlebih Kota Semarang masih berada dalam zona merah dengan tren paparan Covid-19 yang terus meningkat. “Ternyata wisuda online, face tracking animation menawarkan benefit yang cukup besar,” tandasnya.

Salah satunya mampu memfasilitasi pengalaman virtual seumur hidup yang bisa diceritakan kepada anak cucu dari setiap wisudawan. Wisudawan dapat memiliki rekam jejak digital (kenangan) saat seolah-olah dirinya diwisuda secara langsung. Teknologi yang ditawarkan mampu menghadirkan diri dan wajah wisudawan seperti sedang melaksanakan wisuda secara langsung. Video penggarapan wisuda virtual ini mampu memperlihatkan satu per satu wisudawan saat dipindahkan kuncir, yang mungkin ketika wisuda langsung belum pasti setiap wisudawan dapat memiliki gambar, foto, atau video personal dirinya ketika dipindahkan kuncirnya oleh rektor atau dekan.

Baca juga:  Kolaborasi Alumni SMA N 1 Pati Sumbang Ratusan APD

“Prosesi ini kami lakukan, dalam rangka memberikan hak-hak mahasiswa untuk mengikuti acara wisuda sesungguhnya. Aplikasi Face Tracking Animation ini tak mengurangi bobot dan kualitas wisuda. Rektor tetap memindahkan koncer dan mengalungkan samir serta memberikan ijazah kelulusan,” kata Prof Dr Imam Taufiq.

Tambahan brenefit lainnya, kata Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Walisongo Semarang DR HM Mukhsin Jamil M.Ag, wisudawan juga mendapatkan informasi data dirinya seperti, nama, tanggal lahir, IPK, dan judul skripsi saat dirinya ditampilkan. Selain prosesi wisuda virtual juga akan di-launching “Smartcard” yang nantinya akan dibagikan kepada mahasiswa sebagai kenang-kenangan seumur hidupnya.

Smartcard ini merupakan inovasi bidang akademik. Smartcard melengkapi fitur kartu alumni dengan barcode yang akan menjadi kunci pembuka aplikasi untuk melihat, 1) prosesi Langsung saat dirinya dipindahkan kuncir di dalam wisuda virtual, 2) e-ijazah, 3) e-transkrip nilai, 4) e-skpi, 5) e-buku alumni, 6) portopolio diri, 7) akses e-library, 8) akses e-journal, dan 9) akses walisongo career center. “Barcode dalam smartcard ini sangat bersifat personal dari masing-masing alumni yang dijaga keamanan dan kerahasiaan datanya,” tandasnya. (ida/bas)

Baca juga:  Sehari Sebelum Meninggal, Hasil Rapid Test Sang Adik Nonreaktif

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya