alexametrics

Ancam Bunuh Bayi Jika Tak Dibuang

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Andik Susanto, 25, warga Beringin, Tambakaji, Ngaliyan dan kekasihnya Ika Isriani, 20, warga Dusun Brayo Barat, Kertosari, Singorojo, Kendal ditangkap anggota Unit Reskrim Polsek Gunungpati.

Keduanya merupakan orang tua pembuang bayi di teras rumah rosok di Jalan Mr Kusbiyanto, Patemon, Gunungpati, Sabtu (4/7/2020) lalu.

Ika dan Andik ditangkap di rumah masing-masing, Senin (20/7/2020) malam. Keduanya nekat membuang bayi itu lantaran malu.

Kapolsek Gunungpati Kompol Arsadi menjelaskan, kedua pelaku saling kenal melalui media sosial Facebook. Lalu, keduanya intens berkomunikasi melalui handphone. “Setelah itu, mereka berpacaran. Pengakuannya sudah dua tahun,” kata kapolsek.

Nah, saat pacaran itu, keduanya melakukan hubungan intim hingga Ika hamil.  “Bayi itu dilahirkan 8 Juni 2020 dibantu bidan di daerah Mijen,” ujarnya.

Baca juga:  Setor Hafalan via Video Call

Bayi itu dirawat tiga minggu di rumah kontrakan kakak Andi. Namun Andik tidak mau bertanggungjawab. Ia meminta supaya bayi dibuang. Ika tidak mau. Andik mengancam akan membunuh bayi itu. Ia juga kasar dengan kekasihnya. “Karena merasa tertekan akhirnya Ika mau membuang darah dagingnya bersama Andik,” ujarnya.

Keduanya mengendarai motor berputar-putar mencari lokasi aman. Bayi itu akhirnya diletakkan di teras rumah rosok. “Ada 24 orang yang serius mau mengadopsi bayi itu,” katanya.

Saat gelar perkara, Ika menangis. Ia teringat anaknya tersebut.  “Saya diancam Andik, kalau anak saya tidak dibuang, akan dibunuh,” akunya sambil terisak.

Saat membuang bayi, Ika mengaku masih tidak rela. Tapi terus didesak Andik. “Pikiran saya saat itu lebih baik anak saya diadopsi orang, daripada mati di tangan bapaknya,” katanya.

Baca juga:  Semua BUMD Berikan Deviden

Ika sempat mengajak Andik kembali ke tempat meletakkan bayi malam itu. Namun Andik menolak.  “Setiap malam saya menangis kepikiran anak saya. Jujur, saya sangat menyesal, maafkan Ibu nak,” ujarnya kembali terisak.

Dia juga mengaku, saat hamil muda sudah mengajak Andik menikah. Namun pacarnya selalu menolak.”Sekarang saya sudah tidak mau menikah dengan Andik, dia sudah membuang bayi saya, dan menyakiti saya,” katanya.

Andik sendiri sempat membekap bayinya saat berumur tiga minggu. Ia juga sering marah dan merusak barang di rumah. “Saya bekap bayi itu biar Ika takut dan mau membuang bayinya,” ujar Andi.

Andik mengaku, alasan membuang bayinya lantaran malu dan belum siap menikah. “Kami sudah dua tahun menjalin hubungan, Ika sering mengajak menikah, tapi saya belum siap karena masih menganggur,” katanya. (mha/aro/bas)

Baca juga:  Tiga Masjid Gelar Istighotsah dan Tahlil Bersama

 

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya