alexametrics

Hindari Bungkus Plastik dalam Pembagian Daging Kurban

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi meminta kepada penyelenggara penyembelihan hewan kurban, untuk tidak menggunakan plastik sekali pakai dalam pembagian daging kurban.

“Saya meminta agar mengganti plastik sekali pakai dengan bahan-bahan yang bisa terurai. Seperti daun jati, besek, daun pisang, tali dari bambu, atau bisa menggunakan bahan yang dapat dipakai ulang,” terang Hendi, sapaan akrab wali kota, di sela pelatihan penyembelihan hewan kurban di SMP IT PAPB Sabtu (18/7/2020).

Hendi mewanti-wanti agar saat kegiatan penyembelihan tidak terjadi kerumunan massa. Baik saat penyembelihan, atau saat pembagian daging kurban.

“Maksimalkan peran karang taruna dalam pembagian atau pendistribusian daging kurban. Atau gunakan sistem nomor urut. Misal, nomor 1-50 jam sekian, lalu 51-100 jam berikutnya,” tekan Hendi.

Baca juga:  Tak Bermasker, Pengendara Disanksi Hafalkan Pancasila

Sementara itu, kegiatan pelatihan yang digelar selama dua hari tersebut juga menggandeng Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Juru Sembelih Halal (Juleha) Indonesia. Tujuannya untuk mengedukasi masyarakat terkait hal-hal yang perlu diperhatikan dalam proses penyembelihan hewan kurban di tengah pandemi Covid-19.

“Saya berharap agar ini memberikan berkah, tidak hanya untuk sesama tetapi juga untuk seluruh warga Kota Semarang,” harapnya.

Sementara itu, sesuai aturan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM), Hendi mempersilahkan masyarakat untuk beribadah di tempat ibadah. Termasuk terkait penyelenggaraan salat Idul Adha. Namun dia meminta agar selalu menerapkan protokol kesehatan.

“Harus ditegaskan ke setiap jamaah, wajib pakai masker, wajib jaga jarak, dan cuci tangan setelah berinteraksi dengan yang lain,” tegas Hendi. (nor/zal/bas)

Baca juga:  Kuliah sambil Jadi Driver Gojek, Leony Lulus Cumlaude

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya