alexametrics

Tak Memungkinkan Diperbaiki, SDN Jabungan akan Direlokasi

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SemarangKontur tanah yang rawan karena berdekatan dengan sungai, membuat sejumlah ruangan di SD Negeri Jabungan, Banyumanik, Semarang mengalami kerusakan, bahkan nyaris roboh. Labilnya kontur tanah, tidak mungkin dilakukan perbaikan atau pembangunan ulang, melainkan akan dilakukan relokasi.

Sekretaris Komisi D DPRD Kota Semarang Anang Budi Utomo mengatakan, jika kontur tanah di SDN Jabungan ini tidak mungkin dilakukan pembangunan karena labil. Apalagi sekolah ini dekat dengan bibir sungai, sehingga jika arus sungai deras limpasan air akan menggerogoti tanah dan membuat kontur tanah menjadi labil.

“Kontur tanahnya labil, sehingga kalau hujan deras permukaan bergerak dan membuat rusak bangunan. Kebetulan Maret lalu Komisi D melakukan sidak ke sekolah tersebut,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Minggu (12/7/2020).

Baca juga:  Peringati Dies Natalis, Unnes Gelar Doa Serentak lewat Live Streaming

Politisi Partai Golkar ini menjelaskan, melihat kondisi di lapangan, tidak mungkin dilakukan perbaikan atau dibangun ulang gedung yang rusak. Sebab, jika dilakukan, malah membuang anggaran dan membahayakan siswa maupun guru karena kejadian serupa pasti akan terulang.

“Harusnya dilakukan relokasi, tanahnya sudah ada. Lokasi baru pun sudah kami lihat, dari segi luasan tanah lebih luas dan kontur tanahnya tidak labil. Lokasinya dekat dengan Kelurahan Jabungan, di situ juga ada Puskemas Pembantu (Pustu),” tuturnya.

Untuk relokasi, lanjut Anang, rencananya bakal dilakukan pada 2021 mendatang. Komisi D pun telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang, belum lama ini. Terkait anggaran pun akan dilakukan tahun ini, yakni di pembahasan anggaran 2020 untuk 2021 mendatang.

Baca juga:  Dapat Bantuan, Mantan Atlet Balap Sepeda yang Kini Jadi Tukang Rosok Menangis Haru

“Semoga saja saat penganggaran nanti tidak ada kendala, kira-kira membutuhkan anggaran sekitar Rp 6 miliar,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang Gunawan Saptogiri saat dihubungi koran ini mengaku sudah mendengar rusaknya SDN Jabungan akibat hujan lebat belum lama ini. Rencananya dalam waktu dekat, pihaknya akan langsung melakukan pengecekan ke lokasi sekolah.“Kita akan cek Senin (13/7/2020),” ujarnya singkat.

Sebelumnya diberitakan, akibat cuaca buruk dan hujan lebat, membuat kontur tanah di SDN Jabungan bergerser dan merusak pondasi bangunan. Bangunan sekolah pun miring karena ada pergeseran tanah sekitar 10 sentimeter. Selain itu, lantai dan atap sekolah pun nyaris ambruk. (den/aro/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya