alexametrics

AHY Serahkan Rekomendasi Demokrat untuk Hendi-Ita

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwalkot) Semarang 2020 resmi turun kepada pasangan petahana Hendrar Prihadi – Hevearita Gunaryanti Rahayu.

Menurut informasi yang dihimpun, rekomendasi dari Partai Demokrat diserahkan langsung Ketua Umum partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Senin (22/6/2020) lalu, di Kantor DPP Demokrat di Jakarta.

“Betul rekomendasi Demokrat turun untuk pasangan Hendi-Ita dan diserahkan langsung oleh ketua umum,” kata Ketua DPC Demokrat Semarang Wahyoe ‘Liluk’ Winarto ketika dihubungi Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (23/6/2020) petang.

Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Semarang ini menjelaskan, jika rekomendasi partai melihat perjalanan Hendi-Ita selama memimpin Semarang. Keduanya dianggap berhasil dan berprestasi. “Sehingga program kerja bisa dilanjutkan untuk membangun Semarang ke depan,” ujarnya.

Baca juga:  Siaran Radio Pembelajaran Atasi Blank Spot Internet

Tahapan pilkada yang sudah dimulai, lanjut Liluk, membuat partai siap merapatkan barisan guna memenangkan Hendi-Ita dalam Pilwalkot Semarang, 9 Desember mendatang bersama partai pengusung ataupun internal partai. “Kita akan lakukan konsolidasi ke partai sampai tingkat ranting. Selain itu juga berkoordinasi dengan partai pengusung untuk membahas strategi pemenangan,” paparnya.

Dihubungi terpisah, Ketua DPC Partai Gerindra Kota Semarang Joko Santoso mengatakan, jika dalam pemilihan wali kota dan wakil wali kota (Pilwalkot) 2020 ini, telah mengusulkan kepada DPD dan DPP untuk mengusung calon petahana Hendrar Prihadi dan Hevearita Gunaryanti Rahayu yang diprediksi akan klir pada bulan ini.

“Usulan dari DPC yang disampaikan ke DPD dan DPP adalah mengusung Hendi-Ita, saat ini kami menunggu rekomendasi turun. Targetnya bulan ini klir, dan akan diserahkan dari DPD Jateng,” jelasnya.

Baca juga:  Ziarah ke Makam Mandurorejo dan Gelar Apel Besar

Setelah rekomendasi turun, lanjut dia, langsung akan dilakukan konsep pemenangan dengan calon petahana dan partai pengusung lainnya. Menurut dia, situasi pandemi Covid-19 ini ada beberapa survei kualitas pilkada akan mengalami penurunan. “Pilkada kali ini berbeda karena digelar saat pandemi, tugas kita sebagai parpol adalah partisipasi masyarakat tetap tinggi,” katanya. (den/aro/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya