alexametrics

Diduga Terpeleset, Kepten Ditemukan Tewas di Bawah Kapal

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Gampang Irawan, 51, warga Perum Sembungharjo, Kecamatan Genuk ditemukan meninggal di bawah Kapal Motor Lancar Bahari Sejahtera yang bersandar di Dermaga Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Hasil visum, ditemukan luka sekitar lima Sentimeter di kepala belakang korban.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Semarang, korban merupakan Kapten Kapal Motor Lancar Bahari Sejahtera. Ditemukan meninggal oleh Anak Buah Kapal (ABK) tersebut Rabu (10/6/2020) sekitar pukul 18.30. Selanjutnya, temuan ini disampaikan ke Basarnas Jateng dan petugas Polsek Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dan diteruskan ke Unit Inafis Polrestabes Semarang.

Sebelum ditemukan meninggal, korban berada di Dermaga Pelra kemudian naik ke atas Kapal Motor Rabu (10/6/2020) sekitar pukul 09.00. Saat berada di Kapal, korban bertemu dengan ABK dan menanyakan perihal kedatangan gabus yang diangkut oleh truk.

Baca juga:  Empat Kandidat Tuan Rumah Porprov 2022

“Sebelumnya tiga Minggu gak ada muatan dan kali ini ada muatan makanya dia kesitu ngecek. Setelah itu pamitan meninggalkan kapal,” ungkap sumber yang enggan disebutkan namanya, kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (11/6/2020).

Setelah mendapat jawaban, kemudian korban turun dari kapal lantaran sepeda motornya akan dipinjam orang. Namun selang tidak berapa lama, korban sudah tidak diketahui keberadaanya. Padahal motor korban masih terparkir di daratan dekat kapal.

“Crew kapal itu mau pinjam motor korban untuk beli makan. Tapi kok gak ada tapi motornya masih disitu. Kemudian anaknya korban datang kesitu menanyakan bapakku kemana sampai jam sekarang kok belum pulang, hpnya ditelpon gak bisa ternyata di jok motor,” bebernya.

Baca juga:  Sebar Ragam Hadiah dan Paket Khusus 4G

Saat itu saksi mengira korban pergi ke Solo dikarenakan pada hari Senin (8/6/2020) korban ada urusan di Solo. Merasa penasaran, kemudian ABK lainnya mencoba melakukan penyelaman disekitaran bawah kapal dan menyenggol kaki korban. Selain itu, sandal korban juga mengambang. Selanjutnya, korban dievakuasi ke atas oleh Tim SAR gabungan dan dibawa ke RSUP dr Kariadi Semarang guna keperluan lebih lanjut.

“Ada luka di kepala bagian belakang. Apakah terpeleset atau bagaimana, mungkin bisa terpeleset kemudian tekena benda dan akhirnya terjatuh. Tapi lebih detailnya ya harus di otopsi, tapi pihak keluarga tidak menghendaki,” jelasnya.

Kapolsek KPTE, Kompol Samsu Wirman membenarkan adanya kejadian tersebut. Pihaknya juga menyebutkan masih melakukan penyelidikan terkait kejadian ini meskipun pihak keluarga korban telah mengiklaskan musibah ini.

Baca juga:  85 Anggota Polres Pekalongan Naik Pangkat

“Kita sudah periksa saksi-saksi crew kapal. Hasil visum ada benturan benda tumpul. Tapi kalau melihat TKP nya diskeitaran banyak benda tumpul. Bisa jadi korban terpeleset dan kemudian jatuh mengenahi kepalanya.

“Tapi belum ada saksi mengatakan itu jatuh terpeleset, karena tidak ada yang mengetahui. Akan kita lakukan penyelidikan lebih lanjut, karena tidak memakai asumsi asumsi yang mengatakan korban jatuh terpeleset tidak ada saksi yang mengetahui,” tegasnya. (mha/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya