alexametrics

Cutting Jalan Siliwangi Terkendala Padatnya Arus Lalu Lintas

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Dinas Perhubugan (Dishub) Kota Semarang masih menunggu persetujuan dari Satker pengerjaan cutting Jalan Siliwangi, terkait pengalihan arus lalu lintas di kawasan tersebut.

“Pengalihan arus lalu lintas tersebut untuk memecah kekroditan lalu lintas di kawasan tersebut selama proyek berjalan. Khususnya yang dari arah barat. Tapi kami masih menunggu Satker,” kata kepala Dishub Kota Semarang Endro P Martanto Rabu (10/6/2020).

Pasalnya, arus lalu lintas di sepanjang Jalan Siliwangi dari arah barat memang selalu krodit. Khususnya saat jam berangkat maupun pulang kerja. “Apalagi ditambah dengan adanya pengeprasan jalan di Jalan Siliwangi sehingga mempersempit jalan,” tuturnya.

Seperti diketahui, sepanjang exit tol Krapyak sampai simpang Jalan Hanoman yaitu Jalan Siliwangi sebelum Lebaran lalu, rencananya akan ditutup. Mengingat adanya pekerjaan pengeprasan permukaan Jalan SIliwangi.

Baca juga:  Pengurusan Sertifikat Aset Ponpes Gratis

Adapun jalur yang dikepras tersebut sepanjang 350 meter. “Sebelumnya kita memang merencanakan pengalihan arus setelah Lebaran,” tuturnya.

Kemudian arus dari barat menuju timur, khusus untuk kendaraan kecil baik roda empat maupun dua akan dialihkan ke Jalan Subali Raya yang tembus ke Jalan Hanoman Raya.

Khusus untuk kendaraan dengan tonase berat maka akan langsung dialihkan masuk ke jalur tol Krapyak. “Untuk kendaraan berat langsung masuk tol Krapyak,” ujarnya. Penutupan Jalan Siliwangi dilakukan supaya tidak mengganggu pengerjaan jalan di jalur tersebut.

Apalagi, selama ini Dishub Kota Semarang sudah memberlakukan pembatasan tonase bagi kendaraan berat dari arah barat yang hendak melintas ke Jalan Siliwangi. Mengingat secara geometri tanjakan di Jalan Siliwangi tidak ideal dengan jarak lampu merah di Jalan Hanoman. (ewb/zal/bas)

Baca juga:  Isra Mikraj, Tafsir Surah Al Isra Ayat 1

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya