alexametrics

Layanan E-KTP Kembali Aktif, Sehari Hanya Layani 25 Pemohon

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Dispendukcapil Kota Semarang bersiap membuka layanan rekam data E-KTP lagi. Kepala Dispendukcapil Kota Semarang, Adi Trihananto mengatakan jika pembukaan pelayanan rekam data tersebut mulai Senin (8/6/2020). Dibukanya kembali layanan atas dasar Surat Edaran Walikota Semarang Nomor B/1395/440iii/2020/15 Maret 2020.

“Juga atas dasar intruksi Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri Nomer 4431/2978/Dukcapil/16 Maret 2020,” tutur Adi, Jumat (5/6/2020).

Guna menekan persebaran Covid – 19. Dikatakan Adi, pemberlakuan protokol kesehatan ketat juga akan diterapkan dalam layanan rekam data E-KTP. Di masa pandemi Covid – 19 ini nanti ada yang berbeda dalam proses rekam data E-KTP.

Dimana para pemohon E-KTP diminta untuk melakukan pendaftaran online terlebih dahulu melalui website Dispendukcapil Kota Semarang. Di dalam website tersebut juga dijelaskan jika pemohon bisa memilih sendiri lokasi rekam data menyesuaikan letak domisilinya.

Baca juga:  Hendi Targetkan Sejumlah Kerjasama untuk Angkat UMKM Kota Semarang

“Misalnya di Gunungpati, itu bisa rekam data melalui kantor Dispendukcapil di Gunungpati sebelah kantor kecamatan,” ujarnya. Kemudian, ketika sudah mendaftar melalui website, maka pemohon akan memeroleh nomor antrean.

Apabila website tersebut dibuka melalui handphone, maka nomor antrean yang keluar tersebut bisa di screenshoot. Kemudian di bawa ke kantor pelayanan Dispendukcapil terdekat. Jumlah untuk pemohon rekam data E-KTP nantinya juga akan dibatasi dalam satu hari nantinya hanya dilayani 25 orang saja.

“Nanti akan kita batasi dalam satu hari berapa untuk yang mau rekam data, karenannya untuk pemohon semakin cepat mendaftar maka akan semakin cepat terlayani,” ujarnya.

Pembatasan jumlah rekam data satu hari juga sebagai bentuk pemberlakuan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid – 19.

Baca juga:  Gagal Nyalip, Pemotor Tewas

Ketika masuk ke kantor pelayanan Dispendukcapil pun setiap pemohon juga diwajibkan memakai masker, mencuci tangan pakai sabun sebelum masuk kantor, jaga jarak saat duduk. Selain itu, pemohon rekam data E-KTP juga dilarang membawa bayi atau anak kecil.

Apabila hal tersebut tidak dipatuhi maka pemohon diminta untk kembali kerumah dan tidak dilayani perekaman E-KTP pada hari itu. Sebelum masuk, pemohon juga akan dicek suhu tubuh menggunakan thermogun. Maksimal suhu tubuh yang bisa dilayani untuk rekam data yaitu 37,5 derajat.“Melebihi itu juga tidak akan kami layani dan pemohon kami minta untuk pulang istirahat,” katanya.

Pendaftaran secara online tersebut juga bisa dilakukan satu hari sebelum dibukanya kembali rekam data E-KTP pada Senin (8/6/2020).“Minggu sudah bisa mendaftar,” ujarnya.

Baca juga:  Wali Kota Hendi Panen Anggur di Balai Kota

Pemohon ketika hendak melakukan rekam data E-KTP juga diwajibkan membawa beberapa syarat antaralain fotokopi KK, fotokopi akta kelahiran, mengisi form KTP (F1-21) dan membawa surat pernyataan. Dimana surat pernyataan tersebut bisa di download di website Dispendukcapil Kota Semarang. (ewb/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya