alexametrics

Hujan Deras Semalam, Tanah Turun, Jalan Putus dan Rumah Rusak

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Dua rumah dan jalan kampung di wilayah Bukit Manyaran Permai (BMP) Blok T dan U RT 1 RW V Kelurahan Sadeng Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang rusak berat. Ini akibat hujan deras yang mengguyur Kota Semarang, sejak pukul 01.00, Minggu (31/5/2020) kemarin. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, tetapi kerugian material mencapai ratusan juta rupiah.

Ketua RT 1 RW V Triyono mengatakan untuk wilayah RT 1 RW V ada lima rumah yang rusak. Yakni rumah milik Ketut Nuabo yang sudah roboh beberapa bulan lalu, kemudian rumah milik Afandik dan rumah milik Kevin yang longsor pondasinya. “Dua rumah itu pondasinya sudah gandul. Kalau tidak ada penanganan serius dari pemilik rumah, dikhawatirkan longsor juga,” katanya.

Baca juga:  Cegah Penularan Covid-19, Kegiatan di Pengungsian Ditiadakan

Menurutnya, longsor tersebut akibat hujan yang menyebabkan terjadinya penurunan tanah. Akibatnya rumah dan jalan pun rusak. “Memang ada satu rumah yang sudah roboh, lainnya sudah mengkhawatirkan sehingga perlu adanya bantuan dari instansi yang berkompeten,” tambahnya.

Untuk rumah milik Kevin, jelasnya, sudah dilakukan evakuasi ke rumah milik warga yang sengaja dipinjam untuk sementara waktu. Sedangkan rumah milik Afandik sampai saat ini masih ditempati. “Harapannya dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah dalam bentuk apapun. Karena kondisinya sudah mengkhawatirkan,” kata Triyanto yang didampingi oleh Ketut Nuabo.

Dengan adanya kejadian ini, warga sudah melakukan kerja bakti terutama semaksimal mungkin. Bahkan BPBD sudah memberikan bantuan berupa karung. Namun tanah yang sudah diurug, mengalami penurunan juga. Warga juga sudah membuat trucuk sebagai penahan agar tidak terjadi penurunan tanah. Ternyata hancur juga.

Baca juga:  Guru Swasta Ngotot Bosda Rp 500/Siswa

Warga lainnya Indriyati mengaku mendengar suara penurunan tanah rumah milik Afandik dan Kevin dengan suara “Kreg…kreg … Esoknya ketika dilihat, dalam rumah milik Kevin sudah rusak. “Kalau rumah milik Ketut itu satu bulan yang lalu sudah roboh. Rumah milik Kevin dan Afandik longsor dan pondasinya terlihat menggantung,” akunya.

Terkait rusaknya jalan kampung, diakuinya, sudah terjadi satu tahun lalu dan baru saja dibangun talud satu bulan ini. Tapi roboh juga tadi malam, ikut tertarik oleh penurunan tanah. “Akibatnya jalan ini putus. Alhamdulillah, halaman rumah saat ini masih aman. Tetapi kalau ada hujan lagi, mengkhawatirkan warga juga,” jelasnya.

Camat Gunungpati Ronny Nugroho mengatakan selama ini warga masih bertahan di tempat tersebut. “Rencana pemindahan warga, masih terkendala penyediaan lahan relokasi,” katanya. (hid/ida/bas)

Baca juga:  Serap Aspirasi, Beri Motivasi Kaum Muda

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya