alexametrics

Tabrak Lari, Sopir Mabuk Babak Belur Dihajar Massa

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Edwin Djanuardi, 32, babak belur mendapat amukan massa. Pria warga Bangetayu Kecamatan Genuk ini melakukan perbuatan yang tidak terpuji. Ia mencoba melarikan diri setelah menabrak pengendara motor di Jalan R Soekanto, Sambiroto, Kecamatan Tembalang, pada Senin (13/4/2020) malam.

Beruntung, tidak adanya korban jiwa dalam kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 19.00. Namun, tiga orang korban dari pihak pengendara motor yang ditabrak Edwin terpaksa dilarikan ke RSUD KRMT Wongsonegoro guna mendapatkan perawatan intensif akibat mengalami luka serius.

Informasi yang beredar, tiga korban tersebut adalah DA, 18, mengalami luka di bagian kedua kaki, tangan lecet. Kemudian perempuan bernama AS, 14, mengalami luka di kepala, telinga robek, mata bengkak dan AR, 3, mengalami luka memar di kepala, lecet-lecet.

Kecelakaan ini bermula ketika DA mengendarai motor Honda Beat memboncengkan AS dan AR. Tiba-tiba saat berada disekitaran dekat jalan depan Perum Citragrand wilayah Sambiroto Tembalang, korban ditabrak oleh mobil Agya Merah bernopol H 1567 YA yang dikemudikan Edwin melaju dari arah selatan.

Baca juga:  Klaster Baru Ponpes, 10 Santri Positif

“Mobil Agya merah dari arah Citragrand menuju Sambiroto, kemudian nabrak motor. Yang pengendara motor terpental. Tapi mobil (Agya) malah tetap tancap gas nyeret motor  tersebut,” ungkap warga sekitar, Munawar, dilokasi kejadian kepada, kepada Jawa Pos Radar Semarang, kemarin.

Sejumlah warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung mengejar mobil Agya tersebut. Baru bisa dihentikan setelah menabrak sebuah mobil Pick Up Grandmax yang sedang terparkir di bahu sebelah kiri jalan, di depan SD Sambiroto.

“Terseret sampai 500 meter lebih sampai mengeluarkan percikan api. Warga juga teriak-teriak mengejar. Terus mobil itu nabrak pickup, terus motornya yang keseret kejepit masuk kolong mobil pickup,” bebernya.

Setelah mobil berhenti, pengemudi mobil langsung keluar dan lari masuk ke dalam toko untuk bersembunyi. Warga yang geram atas kejadian ini langsung terus memburu pengemudi tersebut dan melampiaskan amarahnya menghajar Edwin hingga babak belur.”Ya karena kesal dengan perbuatanya, bukannya berhenti menolong malah kabur. Kalau dengar-dengar katanya pengemudi itu mabuk,” jelasnya.

Baca juga:  Ultah ke-51, Ganjar Ngerock Bareng Istri

Kekesalan warga tak berhenti disitu. Mobil milik Edwin juga menjadi sasaran amukan hingga kacanya mengalami pecah dan bodinya juga ringsek. Beruntung, pihak kepolisian yang mendapat laporan kejadian kecelakaan ini langsung menuju lokasi kejadian dan mengamankan Edwin.

Setelah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), kemudian kendaraan yang terlibat langsung dibawa oleh Unit Lakalantas Satlantas Polrestabes Semarang untuk dilakukan penyelidikan. Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Yuswanto Ardi mengatakan, ada tiga orang korban dalam kejadian ini.

Pihaknya juga mengapresiasi kepada masyarakat yang telah membantu mengamankan pengemudi tersebut yang berusaha melarikan diri. Hasil dari pemeriksaan sementara, pengemudi mobil tersebut dalam keadaan mengkonsumi minuman beralkohol. “Kita proses. Bawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan kadar alkohol, sangat tinggi, jadi 400 ml per satu liter darah,” tegasnya.

Baca juga:  Sering Meluap, Sungai Plumbon Mendesak Dinormalisasi

Saat ini, pengemudi tersebut telah ditahan dan masih menjalani pemeriksaan serta penyidikan oleh petugas Unit Laka Satlantas Polrestabes Semarang. Edwin ditahan karena terbukti melanggar pasal 311 (4) UU RI no 22 tahun 2009 tentang lalu lintas angkutan jalan dengan ancaman pidana paling lama 10 tahun penjara. (mha/bas)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya