alexametrics

Sejumlah Proyek Pembangunan di Semarang Tertunda

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Proyek pembangunan fisik di Kota Semarang banyak yang tertunda. Diantaranya adalah dua proyek jembatan yaitu pembangunan jembatan kaca di Tinjomoyo dan pelebaran jembatan besi di Sampangan.

Kepala Dinas Pekrjaan Umum (DPU) Kota Semarang, Sih Rianung menegaskan jika sesuai intruksi yang diterimanya yaitu semua pekerjaan fisik yang belum terkontrak untuk ditunda terlebih dahulu. “Hasil rapat beberapa waktu lalu seperti itu, kemungkinan juga untuk jembatan kaca dan jembatan besi sampangan. Anggaran memang banyak yang digeser, khususnya yang sebelumnya untuk fisik,” ujar Anung, Jumat (10/4/2020).

Selain pengerjaan proyek fisik yang bersumber dari APBD Kota Semarang, proyek lain yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN juga banyak yang dibatalkan. Di DPU Kota Semarang sendiri khusus pekerjaan yang menggunakan anggaran DAK yang dibatalkan yaitu pembangunan jalan dan saluran irigasi.

Baca juga:  Penggunaan Anggaran Harus Seizin Masyarakat

Pembatalan tersebut sesuai maklumat dari Kementerian Keuangan. Dimana memerintahkan penghentian semua proses pengadaan barang jasa DAK fisik 2020. Perintah itu diterbitkan melalui surat No S-247/MK_07/2020 tanggal 27 Maret 2020.

Surat dengan klasifikasi sangat segera itu ditujukan ke semua Gubernur, Bupati, Wali Kota penerima fisik DAK fisik se-Indonesia. Di dalam surat itu kementerian minta semua kepala daerah segera membuat kebijakan.

Untuk penghentian semua proses pengadaan barang dan jasa serta fisik di semua jenis, bidang, subbidang. Kecuali, untuk bidang kesehatan dan pendidikan. Seluruh anggaran yang terkait pembatalan proyek DAK itu, akan dialihkan dan digunakan untuk pengananan wabah Covid-19 (Korona).

“Semua dialihkan untuk Korona, jadi untuk 2020 ini pekerjaan dari DAK di kami dibatalkan semua ditarik kembali pusat,” tuturnya.

Baca juga:  ASN Semarang Dilarang Cuti Akhir Tahun

Disisi lain, kalangan DPRD Kota Semarang sepakat dengan apa yang dilakukan oleh Pemkot Semarang. Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Mualim menilai seperti pembangunan jembatan kaca di Tinjomoyo untuk kondisi sekarang belum begitu urgent. “Karena kan pariwisata juga sedang lesu karena Korona, lebih baik dialihkan untuk pemberian bantuan kepada masyarakat,” ujar politisi Partai Gerindra ini.

Kemudian untuk jembatan besi Sampangan, menurutnya juga masih bisa dianggarkan kembali di APBD perubahan nanti. “Sekarang fokus saja di bantuan, untuk proyek fisik yang menggunakan APBD jangan dulu bisa kita pending,” katanya.

Selain itu anggaran untuk perbaikan jalan, irigasi, saluran, menurutnya juga belum perlu untuk dilakukan saat ini. Dikatakan Mualim, pergeseran anggaran yang sudah dilakukan sekarang sudah tepat. “Mengingat kondisi sekarang ini, jadi kalau bisa jangan bangun dulu. Kecuali untuk yang sudah prioritas sangat seperti Jalan Sriwijaya,” tuturnya. (ewb/bas)

Baca juga:  Elpiji di Dalam Kapal Meledak, Saksi: Suaranya Mirip Bom

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya