alexametrics

Perbankan Masih Kondusif, Relaksasi Kredit Diminta Prioritaskan Debitur Terdampak Covid-19

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG-Menanggapi beberapa pemberitaan yang menyatakan bahwa terdapat 8 (delapan) bank yang berpotensi gagal, Kepala OJK Regional 3 Jawa Tengah dan DIJ, Aman Santosa menegaskan bahwa kondisi perbankan baik secara nasional maupun di Jawa Tengah masih kondusif dan terjaga dengan baik.

Hal ini terlihat dari data pada minggu pertama April 2020, dimana rasio Alat Likuid terhadap Non Core Deposit (AL/NCD) perbankan nasional tercatat sebesar 107,20% (threshold minimal 50%) dan rasio Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) sebesar 22,90% (threshold minimal 10%). Selain itu, likuiditas 251 BPR di Jawa Tengah secara umum masih sangat baik, terlihat dari Cash Rasio (CR) BPR-BPR yang masih di atas threshold minimal 5%.

Baca juga:  Kenalkan Keuangan Digital di Ponpes

Pada kesempatan ini, Aman juga meminta agar semua Industri Jasa Keuangan di Jawa Tengah, baik Bank maupun perusahaan pembiayaan tetap proaktif dalam membantu debitur yang mengalami kesulitan atau pelambatan usaha karena dampak pandemi COVID-19 melalui program rerstrukturisasi kredit sesuai dengan peraturan dan panduan yang diberikan oleh OJK serta tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian.

Selain itu, Aman juga menghimbau kepada masyarakat atau debitur yang terdampak pandemi COVID-19 khususnya di Jawa Tengah agar memanfaatkan program restrukturisasi dengan mempertimbangkan skala prioritas, yaitu mengutamakan para debitur yang benar-benar terdampak dan sudah tidak memiliki kemampuan dan sumber keuangan lagi untuk membayar angsuran, baik kepada Bank atau perusahaan pembiayaan. Hal ini tentunya akan sangat membantu Bank-Bank atau perusahaan pembiayaan dalam mengelola likuiditasnya, sehingga dampak lanjutan dari pendemi COVID-19 terhadap sektor keuangan dapat dimitigasi.

Baca juga:  Perkuat Jateng, Bidik Nasabah Prioritas

Dalam rangka membantu efektifitas pelaksanaan program restrukturisasi kredit di Jawa Tengah, Aman juga menyatakan bahwa OJK Regional 3 Jawa Tengah dan DIY telah membuka ruang untuk memberikan informasi dan konsultasi bagi nasabah yang usahanya terdampak COVID-19 dan ingin mengajukan restrukturisasi kredit atau pembiayaan dengan menghubungi PIC Kantor OJK Regional 3 Jawa Tengah dan DIY di nomor 08112600051, pungkasnya. (ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya