alexametrics

Kapolda dan Pangdam Turun Tangan Bagikan Sembako

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Masyarakat di sekitar kantor Koramil dan Polsek Banyumanik terlihat sumringah, Kamis (9/4/2020) pagi. Mereka mendapat sembako yang dibagi-bagikan oleh anggota Polda Jateng dan Kodam IV/Diponegoro.

Pembagian sembako dilakukan secara langsung oleh Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel dan Pangdam IV/Diponegoro Mayjend TNI Mochamad Effendi beserta anggotanya saat di Mapolsek Banyumanik. Selain itu, turut hadir Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Auliansyah Lubis dan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.

“Kita melaksanakan kegiatan bakti sosial secara serentak untuk memberikan bantuan kepada masyarakat berupa beras sebanyak 5 kg. Di mana pemberian ini kita mulai pada hari ini (kemarin) dengan lokasi di seluruh lingkaran di sekitar Kodim dan Polres, ada Koramil dan Polsek,” ungkap Rycko kepada Jawa Pos Radar Semarang di lokasi pembagian.

Baca juga:  Blusukan Mendadak, Hendi Pastikan Prokes di SMPN 32

“Kurang lebih ada 1.126 titik pembagian bantuan sosial oleh TNI dan Polri, Kodam IV/Diponegoro dan Polda Jateng. Ada 552 Polsek di 35 Polres, 518 Koramil dan Kodim,” lanjutnya.

Sasaran pembagian sembako dan uang tunai pada warga kurang mampu. Kegiatan ini merupakan wujud tindakan cepat jajaran Polda Jateng terkait dampak wabah Covid-19.

“Jadi, kami tidak mengumpulkan warga untuk datang ke Kodim atau ke Polda dan Koramil. Kita berjalan kaki sekaligus mengingatkan untuk tetap tinggal di rumah,” katanya yang kemarin tak segan mengangkat sendiri paket beras 5 kg dari bagasi mobil dinasnya.

Pada kesempatan tersebut, Rycko juga selalu mengingatkan masyarakat untuk tidak keluar rumah selama masih terjadi pandemi Covid-19. Termasuk juga mengingatkan supaya masyarakat terus menjaga stamina, kesehatan, rajin mencuci tangan dan menjaga jarak.

Baca juga:  Dua Menit, Laporan Sampai BPBD

“Masyarakat juga bisa melakukan kegiatan kreatif di rumah. Tidak usah keluar rumah kalau tidak genting,” tegasnya.

Rycko menambahkan, kepada para pendatang atau pemudik untuk patuh terkait mengisi data atau formulir. Menurutnya, dalam formulir tersebut pihaknya memerlukan identitas, nomor telepon, serta alamat.

“Kita juga berikan alamat rujukan rumah sakit apabila merasakan gejala-gejala sakit korona atau kurang sehat. Semua yang datang ke sini, semua kita masukkan dalam daftar Orang Dalam Pemantauan (ODP). Nanti gugus tugas di tingkat provinsi, di kabupaten dan kota akan melakukan pemantauan kepada orang orang yang sudah kita masukkan orang yang dalam daftar ODP,” jelasnya.

“Kami hanya ingin berbagi saja. Harapan kami, apa yang diberikan dari TNI, Polda Jateng dan Pemerintah Kota Semarang ini bisa ada manfaatnya,” kata Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi.

Baca juga:  Sepi, Terminal Mangkang Diusulkan Jadi Mal Pelayanan Publik

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi sangat mengapresiasi kepada TNI dan Polri yang terus peduli terhadap penanganan Covid-19 dan dampaknya, yakni ekonomi. Mereka juga turun langsung ke lokasi untuk masuk ke rumah-rumah warga membagikan sembako sembari bersosialisasi terkait bahayanya penyakit korona. “Mudah mudahan niat kita ini mendapat berkah dari Allah SWT dan yang paling penting dengan kebersamaan ini Covid-19 bisa pergi dari Semarang dan Indonesia,” harapnya. (mha/ton/bas)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya