alexametrics

Seribu Biopori SMPN 33 Semarang Catatkan Rekor Leprid

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid) memberikan penghargaan kepada SMPN 33 Semarang. Penghargaan yang diberikan adalah pemecahan rekor pembuatan 1.000 biopori dan 1.000 hidroganik.

Biopori adalah peningkatan daya resap air pada tanah dilakukan dengan membuat lubang pada tanah dan menimbunnya dengan sampah organik untuk menghasilkan kompos. Sampah organik yang ditimbunkan pada lubang ini kemudian dapat menghidupi fauna tanah, yang seterusnya mampu menciptakan pori-pori di dalam tanah.

Ketua Umum Leprid Paulus Pangka menuturkan pemecahan rekor ini diharapkan dapat mengedukasi masyarakat, khususnya dalam lingkungan hidup. “Di bidang pertanian dengan membuat biopori yang sederhana, serta dengan biaya yang murah efektif dan efisien. Menggunakan bahan cacahan bambu, tanah, arang dan mereka membuat hidro-organik dengan media botol bekas,” tuturnya.

Baca juga:  Tenggak Ciu dan Bawa Celurit, Lima ABG Diamankan

Kepala SMPN 33 Semarang Didi Teguh Prihanto berharap prestasi yang diraih bisa memberi dampak yang baik untuk semua siswa. “Adapun brand sekolah kami yaitu sekolahku rumah keduaku. Kami berharap sekolah adalah tempat yang ramah lingkungan sehingga proses pembelajaran memberikan kenyamanan. Karena nanti dampaknya ke tingkat Sekolah Adiwiyata Mandiri,” katanya.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Semarang Krisseptiana Hendrar Prihadi sangat mengapresiasi gerakan pembuatan 1000 biopori dan hidroganik tersebut. “Siswa semua bergerak, orang tuanya juga bergerak, Harapannya semua sekolah bisa mencontoh SMPN 33 semarang untuk melakukan hal seperti ini. Dengan lingkungan yang bersih, semua anak-anak diberi hak dan ruang untuk terus berkembang dan belajat,” ujarnya. (avi/ton/bas)

Baca juga:  Sadis! Begini Kronologi Pembunuhan Ibu dan Anak yang Mayatnya Dibuang di Jembatan Tol Semarang-Solo
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Semarang Krisseptiana Hendrar Prihadi dan sejumlah tokoh masyarakat ikut membuat biopori di SMP 33 Semarang yang tercatat sebagai rekor Leprid. (Alvi Nur Janah/Jawa Pos Radar Semarang)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya