alexametrics

Sepuluh Hari Tak Diambil, Barang Sitaan Bakal Dimusnahkan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Petugas Satpol PP Kota Semarang memusnahkan barang-barang hasil sitaan. Barang tersebut milik pedagang  yang melanggar aturan dan tidak diambil sang empu.

Kepala Satpol PP Kota Semarang Fajar Purwoto mengatakan, barang bukti sebelumnya ditempatkan di gudang. Karena terlalu banyak, barang-barang dipindah di halaman tengah.

“Sebetulnya, barang-barang ini adalah barang sitaan. Jika selama sepuluh hari pedagang tidak mengambil, maka tidak kami kembalikan. Selama tiga kali pemberitahuan tidak digubris, terpaksa kami musnahkan,” kata Fajar Jumat (6/3/2020).

Barang yang dianggap tidak layak langsung dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA). Namun yang masih layak akan dihibahkan ke panti asuhan dan yatim piatu. “Supaya bisa digunakan kembali,” ujarnya.

Baca juga:  Tuntaskan Pekerjaan Penutupan Tanggul

Barang-barang seperti botol minuman keras, kayu-kayu, gerobak rusak, alat peraga yang tidak berguna langsung dihancurkan. Menyisakan beberapa barang yang masih bisa digunakan seperti tabung gas, timbangan, kursi plastik, alat-alat dapur, dan lain-lain.

Fajar menambahkan, pemusnahan tidak akan terjadi jika pedagang tidak malas mengambil kembali barang sitaan. “Silakan barang diambil setelah sepuluh hari. Tetapi pedagang kadang malas dan suka kucing-kucingan. Padahal pengambilan gratis,” imbuhnya.

Rata-rata yang dimusnahkan adalah barang sitaan di 2017. Dengan prosedur jika barang tidak segera diambil melebihi satu tahun, maka wajib dibuang dan dimusnahkan. “Barang sedemikian banyak ketika tidak diambil justru membuat lingkungan kantor kumuh,” katanya.

Terakhir, Fajar mengimbau kepada pedagang agar wajib menaati aturan berdagang. Diperbolehkan berjualan pada pukul 16.00 hingga 04.00. “Kami selalu sampaikan ke lurah, camat untuk sosialisasi PKL. Seandainya masih berjualan, maka kami tertibkan. Karena setiap hari ada Tim Poskotis yang memantau lapangan,” tandasnya. (avi/zal/bas)

Baca juga:  Penonton Usia 40 Tahuan Dominasi Konser MLTR, Apa yang Terjadi dengan Wali Kota Semarang?

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya