alexametrics

PSIS Gagal Curi Poin

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG,-PSIS Semarang gagal mengusung misi raih poin saat melawat ke markas Persipura, Sabtu (1/3) kemarin. Bermain di Stadion Klabat, Manado, Wallace Costa terpaksa tunduk dari tuan rumah dengan skor 2-0.

Mengawali laga perdana, Dragan Djukanoniv tidak banyak mengubah susunan pemain. Hanya Wahyu Saputro yang tampil sebagai starter mengantikan Fredyan Wahyu pada posisi bek kanan. Safrudin Tahar kembali pada posisi aslinya sebagai bek kiri dan mendampingi M Rio serta Wallace Costa pada jantung pertahanan.

Peran playmaker akhirnya jatuh ke tangan Jonathan Cantillana setelah Falvio Beck dipastikan absen. Sehingga Finky Pasamba yang menjadi pasangan duetnya menjaga pos jangkar sementara berdampingan dengan Fandi Eko. Pada posisi sayap, Septian David dan Komarudin langsung diturunkan untuk menyuplai bola ke striker tunggal yang kali ini dipegang Hari Nur.

Di pihak tuan rumah, Jacksen F Thiago langsung menurunkan pemain barunya pada menit pertama. Terlihat bek Artur Cunha gelandang Takuya Matsunaga dan Thiago Amaral serta striker tunggal Sylvano Comvalius langsung mengisi starter pada laga tersebut.

Baca juga:  Sambangi Kantor Jawa Pos Radar Semarang, Kajati Jateng: Koran Wajib Ada

Babak pertama berjalan monoton. Di tengah guyuran hujan, kedua tim masih tampil berhati-hati. Alhasil, mereka tidak dapat mengembangkan permainan. PSIS pun masih mengandalkan serangan cepat dari dua sayapnya, Septian David dan Komarudin. Hingga 45 menit babak pertama berakhir, kedua tim tidak mampu menghasilkan peluang emas. Skor kacamata menutup babak pertama.

Babak kedua masih belum ada perubahan. Mahesa Jenar masih minim kreativitas dan penetrasi. Hingga pada menit ke-55 petaka datang menghampiri tim tamu. Barisan pertahanan PSIS gagal mengantisipasi serangan Persipura. Akibatnya, kapten mereka Boaz Salossa mencetak gol. Persipura unggul 1-0.

Dalam posisi tertinggal, Dragan Djukanovic mulai memasukkan pemain muda seperti Jorry dan Eka Febri untuk menambah daya dobrak dan menyeimbangkan lini tengah. Namun langkah tersebut belum membuahkan hasil. Minim serangan akibat absennya sang striker Bruno Silva membuat pelatih juga memasukkan Abanda Rahman untuk mencetak gol. Lagi-lagi hasilnya nihil. Justru tuan tumah semakin menggila setelah Ian Louis Kabes, Ferinando Pahabol dan Gunansar Mandowen masuk. Mereka langsung memberikan dampak positif pada permainan tim Mutiara Hitam.

Baca juga:  Pasar Kanjengan Baru Bocor

Terbukti pada menit ke-88, Gunansar Mandowen menggandakan skor lewat serangan cepat. Hingga peluit akhir berbunyi, PSIS gagal mencetak satu gol pun. Laga ditutup dengan skor 2-0 untuk keunggulan tim tuan rumah.

Pasca kekalahan perdana, Pelatih PSIS Semarang Dragan Djukanovic mengakui, tim tuan rumah memang menampilkan permainan yang luar biasa. Dengan materi pamain yang bagus, anak asuh Jacksen F Thiago berhasil memanfaatkan untuk mencetak banyak gol. Namun bukan berarti timnya tidak. Baginya Wallace Costa CS telah menunjukkan perkembangan dan hal tersebut mendapat apresiasi darinya.

“Saya tidak marah dengan hasil kali ini. Meskipun kalah, saya bangga bisa berjuang dalam pertandingan yang bagus,” ujarnya pasca laga berakhir.

Meski begitu, dirinya mengakui anak asuhnya memang melakukan sedikit kesalahan dan hilang konsentrasi. Sehingga membuat Persipura mampu mencetak dua gol ke gawang timnya. Terkait hal tersebut, dirinya akan melakukan evaluasi. Sehingga pada pertandingan tandang selanjutnya melawan Persela Lamongan, anak asuhnya dapat menampilkan performa lebih baik. Sekaligus mencetak banyak gol.

Baca juga:  Tanggul Sungai Beringin dan Plumbon Jebol, Tiga Kelurahan Terendam

“Babak kedua kami bermain lebih baik. Tapi memang ada beberapa kesalahan dan miss komunikasi yang menyebabkan tidak bisa mencetak gol. Ke depan akan diperbaiki lagi,” pungkasnya.

Sementara itu Pelatih Persipura Jacksen F Thiago mengaku bersyukur dengan kemenangan yang diraih timnya. Meskipun sempat mengalami kesulitan pada babak pertama, dirinya berhasil melakukan pergantian yang tepat. Sehingga dapat menambah keunggulan pada babak kedua. “Kemenangan ini penting untuk memantapkan dan membangun mental anak-anak. Puji Tuhan Tanah Manado berpihak untuk kita sore ini,” ujarnya.

Tak lupa ia berterimakasih atas dukungan masyarakat Manado terhadap timnya. Baginya, dukungan tersebut, timnya merasa seperti bertanding di Papua. Sehingga Boaz Sallosa lebih bersemangat dan bermain lepas saat laga tersebut.

“Senang sekali bermain disini. Masyarakat Manado memberikan semangat yang luar biasa. Sehingga rasanya seperti di rumah sendiri. Terima kami kasih sudah diterima baik,” pungkasnya. (akm/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya