alexametrics

Perhatikan Pendidikan Anak Usia Dini

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANGSELATAN,- Warga di wilayah RW 3 Kelurahan Mugassari Kecamatan Semarang Selatan sangat mempedulikan pendidikan anak-anak. Pos PAUD dan TPQ menjadi unggulan dalam mendidik anak usia dini,

“Di sini ada Pos PAUD dan TPQ, termasuk setiap 3 bulan pertemuan rutin tingkat RW untuk menyampaikan berbagai informasi mulai tingkat kota sampai RT. Bahkan di wilayah kami di setiap gang juga ditanami pohon, ada matoa, jambu,kelenkeng, buah tin, jeruk, sawo, buah naga, dan banyak lagi, yang semua biayanya swadaya masyarakat,” jelas Ketua RW 3 Kelurahan Mugassari Waino.

Kepala Sekolah Pos PAUD Budi Asih Irina Sukarno menambahkan, di tempatnya ada 18 siswa yang semuanya merupakan warga Mugassari. Pos PAUD itu sudah berdiri sejak 2010, namun secara hukum legalitasnya diperoleh baru 2019. Dengan jumlah pengajar ada 5 orang warga setempat, yang minimal lulusan SMA.

Baca juga:  Turunan Sigar Bencah Butuh Jalur Penyelamat

“Posyandu ada 5 kader, aktiv itasnya penimbangan, ukur tinggi badan dan berat badan pelayanan anak O-5 tahun. kegiatannya rutin sebulan sekali,” imbuh Ketua Posyandu Sri Andariyah.

Adapun Posbindu, dijelaskan Ketua Posbindu Adiyati, bertujuan memberikan pelayanan terhadap orang yang sudah berusia 15-59 tahun. Total kadernya ada 5, adapun aktifitasnya mulai cek lab, penimbangan, tensi, pengukuran lemak tubuh, cairan dalam tubuh dan masa otot dan banyak lagi.Bisa juga memberikan rujukan ke Puskesmas dan penyuluhan kesehatan. Termasuk di wilayahnya juga rutin olahraga setiap jumat.

Lurah Mugassari Sri Suhartini mengatakan, di RW 3 keunggulannya banyak anak-anak calon pemimpin bangsa. Karena rutin diadakan kegiatan, baik posyandu balita, remaja, lansia, posbindu, pos kampling, dilengkapi balai RW, kemudian setiap RT ada pos kampling dan adanya ATM beras yang membantu masyarakat kurang mampu.

Baca juga:  MAKI Cabut Gugatan Lawan Jaksa Agung

“Di Kota Semarang hanya ada 5 lokasi ATM Beras, salah satunya Mugassari. Kami bangga karena anak-anak disini dididik oleh banyak pensiunan guru, sehingga lebih banyak aktifitas ke arah pendidikan,” kata Sri Hartini. (jks/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya