alexametrics

Sembilan Pasien Negatif, Seorang masih Dirawat

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG,— Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr Kariadi sampai saat ini sudah merawat 10 pasien yang teridentifikasi virus korona. Sembilan orang sudah kembali ke masyarakat dengan status negatif, dan seorang masih dalam perawatan di ruang isolasi Rajawali.

“Sembilan orang itu sudah kembali kepada masyarakat yang tentunya dalam pengawasan. Semua yang dinyatakan sebagai pasien dugaan korona diawasi. Yang tidak dalam pengawasan disebut sebagai orang dalam pemantauan. Selanjutnya kita hubungi Dinas Kesehatan setempat untuk memantau atau paling tidak lingkungan sekitar untuk memantau mereka,” kata Direktur Medik dan Keperawatan RSUP dr Kariadi dr. Agoes Poerwoko, SpOG(K), MARS didampingi Kabid Pelayanan Medis dr Nurdopo Baskoro, SpRad(K) dalam keterangannya, Selasa (23/2).

Baca juga:  Apel Latih Kedisiplinan Pegawai

Agoes menjelaskan, pasien yang sedang dirawat saat ini berjenis kelamin wanita dan memiliki riwayat kontak dengan pasien virus korona. Adapun gejala klinis yang dialami, seperti demam, batuk, pilek, serta pasien ini memiliki riwayat kontak dengan warga negara asing, seperti Korea dan Tiongkok.

“Pasien ini tidak pernah ke luar negeri, tetapi selama di Indonesia kontak dengan mereka (warga Korea dan Tiongkok, Red). Dan ada kekhawatiran pasien tersebut ada gejala itu (virus korona), kemudian dikirim ke RS Kariadi ini,” paparnya.

Dikatakan, hingga kemarin, pasien tersebut masih dilakukan pengawasan dan tetap dilakukan penanganan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) seperti pasien sebelumnya, termasuk pemeriksaan di laboratorium.

Baca juga:  Avanza Masih Jadi Market Leader

“Masih dilakukan pemeriksaan laboratorium yang dilakukan minimal dua pemeriksaan sampel hari pertama dan kedua,” jelasnya.
Untuk sembilan pasien yang pernah dirawat di RSUP dr Kariadi, hasil laboratorium yang dikirimkan di Litbangkes Jakarta negatif semua dan tidak terinfeksi virus korona. Meski demikian, mereka tetap dirawat sebagaimana pasien yang terinfeksi. (hid/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya