alexametrics

Lima Jam Dirawat, Anak Korban Atap Roboh Akhirnya Meninggal

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Atap bangunan tua di Jalan Kulitan, Kelurahan Jagalan, Semarang Tengah yang runtuh akhirnya merenggut dua nyawa. Tomy Yulianto, 25, yang sebelumnya diberitakan dirawat di rumah sakit Islam Sultan Agung Semarang akhirnya ikut meninggal dunia akibat kejadian tersebut.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Semarang, Tomy meninggal Kamis (20/2/2020) sekitar pukul 10.45. Selang lima jam setelah menjalani perawatan di RSI Sultan Agung Semarang pasca kejadian sekitar pukul 04.30. Sedangkan sang ayah, Sugeng meninggal dilokasi kejadian akibat kejadian saat tidur bersebelahan dengan Tomy.

“Nyawanya (Tomy, red) tidak terselamatkan, meninggal di rumah sakit. Kalau ayahnya meninggal pas kejadian,” ungkap Ketua RT 4 RW 7, Kampung Kulitan Kelurahan Jagalan Semarang Tengah, Agus Sugito, di lokasi kejadian.

Baca juga:  Puskesmas Buka, Pelayanan Dibatasi

Kabar meninggalnya Tomy ini membuat duka semakin mendalam bagi keluarganya, termasuk bagi ibu korban, Suwarni. Suara tangis pecah setelah mereka mendapat kabar terbaru ini. Bahkan salah satu kerabat korban yang berada di lokasi rumah duka langsung pingsan setelah mendengar kabar ini.

Bangunan tua yang runtuh tersebut belum diketahui pemiliknya. Namun, bangunan tersebut telah lama ditempati oleh Sugeng. Sedangkan istrinya, Suwarni seringnya tidur dirumahnya aslinya yang menempel di belakang dengan bangunan tua tersebut.

“Sudah lama tinggal disitu. Padahal dia (Tomy) itu pintar futsal, dia anak nomor tiga. Kalau dua saudaranya sering tidur di belakang dan satunya sudah punya rumah sendiri,” imbuhnya. (mha/bas)

Baca juga:  Warga Temenggungan Hadang Eksekusi Aset KAI

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya