alexametrics

Paslon Perseorangan Ramaikan Pilwalkot

Sudah Ambil Password di KPU Kota Semarang

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG, – Prediksi calon wali kota petahana bakal melawan kotak kosong pada Pilwalkot 23 September mendatang, terbantahkan. Pasalnya, sudah ada pasangan calon (paslon) dari jalur perseorangan yang bakal meramaikan pesta demokrasi di Kota Semarang ini. Paslon tersebut sudah mengambil password untuk menginput data pendukung di KPU Kota Semarang. Pendaftaran calon perseorangan sendiri baru dibuka secara resmi pada 19-23 Februari 2020.

Ketua KPU Kota Semarang Henry Casandra Gultom mengatakan, saat ini sudah terdapat satu pasangan calon perseorangan yang serius akan ikut dalam persaingan bursa Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang. Paslon jalur perseorangan itu adalah H Khoeroni dan H Adi Wiratno atau disingkat Rowi.

“Ya, atas nama H Khoeroni dan H Adi Wiratno memang telah intensif berkonsultasi dengan KPU Kota Semarang. Keduanya konsultasi terkait berbagai persyaratan pencalonan dan penginputan data dukungan, baik lewat offline dan online,” kata Henry kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin (17/2).

Baca juga:  Global Elekronik Gelar Sharp Tomodachi Expo 2019

“Kemarin kami juga sudah melakukan supervisi terhadap yang bersangkutan dengan didampingi Bawaslu dan pihak kepolisian untuk melihat seberapa jauh persiapan mereka,” tambahnya.

Dikatakan, calon perseorangan tersebut juga sudah menyampaikan ke KPU Kota Semarang jika memiliki tiga posko pemenangan. Yakni, di Bangetayu, Ngaliyan, dan Tembalang. “Di Bangetayu, pasangan ini mengklaim sudah memiliki 16 ribu dukungan,” katanya.

Ia berharap pasangan calon bisa mengikuti pendaftaran sesuai dengan mekanisme yang sudah disiapkan KPU Kota Semarang. Sehingga Pilwalkot Semarang ke depan bisa berjalan lancar.

Pasangan calon tersebut harapannya nantinya mengikuti proses yang ada. Mulai dari pengambilan password untuk menginput data dukungan dari pendukung mereka. “Karena mereka harus menginput data dukungannya dulu,” ujarnya.

Baca juga:  Bakar Lahan, Tewas Terjebak Kobaran Api

Kalau data itu tidak ada, lanjut dia, maka pasangan calon tidak bisa mendaftar ke KPU Kota Semarang. “Adapun syarat dukungan untuk jalur perseorangan sebanyak 76.445 dukungan. Dan tersebar di sembilan kecamatan,” jelasnya.

Diingatkan, bagi pasangan calon perseorangan yang akan mendaftar, harus memastikan setiap data dukungan sudah terinput semuanya di website. Sehingga nanti akan ada filter terhadap data yang diinput tersebut.

“Kalau ada dukungan ganda atau misalnya bukan warga Semarang akan diseleksi secara otomatis oleh sistem aplikasi pencalonan (Silon) ini,” tuturnya.

Persiapan dalam menghadapi Pilwalkot Semarang 2020, lanjut dia, KPU Kota Semarang juga akan membuka help desk, dan membuka konsultasi bagi calon yang akan mendaftar lewat jalur perseorangan.

Baca juga:  Barang Bukti Kejahatan 2019 Dimusnahkan

“Kami tiap hari melakukan pemantauan di Silon ini. Kami berupaya untuk memfasilitasi calon yang sudah mengambil pasword untuk melakukan input data. Kami juga selalu menanyakan apakah ada kendala terhadap calon untuk input data,” katanya.

Sementara itu, pantauan Jawa Pos Radar Semarang, sudah menemukan MMT pasangan H Khoeroni dan H Adi Wiratno (Rowi) di wilayah Kampung Leduwi, Kelurahan Sarirejo, Semarang Timur.

Dalam MMT berukuran sekitar 30 cm x 50 cm itu, terpampang foto keduanya mengenakan jas hitam dan dasi merah. Keduanya mengusung tagline “Semarang Pasti Bisa” dan akronim nama “Rowi”. MMT itu dipasang dipagar rumah warga setempat.
Linda, warga yang ditemui koran ini mengaku tak mengenal kedua nama itu. “Saya nggak kenal. Saya kenalnya ya Pak Hendi, wali kota sekarang,” ujarnya. (ewb/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya