alexametrics

Pertamina: Kesadaran Konsumen Utamakan Keamanan dan Keselamatan di SPBU Rendah

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG -Kesadaran konsumen untuk mengutamakan keamanan dan keselamatan di SPBU terbilang cukup rendah. Banyak masyarakat yang teledor, seperti masih menggunakan handphone saat mengisi bahan bakar, sehingga bisa membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

General Manager Pertamina MOR IV wilayah Jateng -DIY, Iin Febrian kembali mengingatkan pelanggan untuk mengutamakan keamanan saat berada di lingkungan SPBU. Padahal, penggunaan handphone sangat beresiko karena dapat mengantarkan aliran listrik statis ataupun sumber panas, sehingga jika terjadi listrik statis atau panas berlebih dari handphone yang bertemu dengan uap bahan bakar saat pengisian maka dapat memicu kebakaran.

“Kami melihat masih banyak konsumen yang belum paham mengenai resiko di SPBU. Ada yang masih merokok, memetik korek api hingga kamera flash, padahal ini berbahaya. Karena hal itulah kami rasa perlu adanya sosialisasi kembali kepada para konsumen mengenai budaya safety di SPBU,” ujar Iin saat sosialisasi keamanan di SPBU 44.502.01, Jl Letnan Jenderal S. Parman, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, Rabu (12/2).

Baca juga:  Mantan Ketua PN Semarang Kembali Terseret

Ia menargetkan, angka kecelakaan di SPBU yang masih mencapai 60 persen, dapat ditekan hingga di bawah 40 persen. Untuk itu, kegiatan sosialisasi safety juga dilakukan kepada petugas dan pengawas SPBU.

“Kami juga menghimbau kepada para pengawas dan petugas di SPBU bahwa merekalah frontliner kita dalam penerapan budaya safety tersebut. Mereka wajib mengingatkan konsumen agar selalu mematuhi aturan saat pengisian bahan bakar ke kendaraan sedang berlangsung,” ungkapnya.

Sementara itu, Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR IV, Anna Yudhiastuti menambahkan, sosialisasi safety di SPBU ini merupakan rangkaian kegiatan Pertamina MOR IV dalam menyemarakkan bulan K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja), yang diprogramkan pemerintah melalui Kementerian Tenaga Kerja Republik Indonesia.

Baca juga:  Jalan Pandanaran akan Steril Parkir Tepi Jalan

“Budaya safety harus terus diterapkan oleh setiap individu di manapun dan kapanpun. Pertamina sebagai Badan Usaha Milik Negara juga memiliki tanggung jawab terhadap sosialisasi HSSE kepada masyarakat. Dalam menjalankan operasionalnya, Pertamina terus menerapkan keselamatan dan kesehata kerja serta lingkungan,” ujar Anna.

Melalui sosialisasi budaya safety di SPBU ini, ia berharap para konsumen menjadi lebih waspada dan mematuhi aturan saat pengisian bahan bakar.
Menurutnya, jika konsumen masih menemukan hal yang tidak aman atau unsafety di SPBU, dapat melaporkannya ke kontak Pertamina 135 atau melalui website www. pertamina. com.

“Kami sangat berterima kasih kepada para konsumen yang selama ini telah setia terhadap produk Pertamina, namun kami juga terus menghimbau bahwa keselamatan diri kita dan orang lain sangatlah penting sehingga kami mengajak para konsumen untuk senantiasa menerapkan budaya safety di SPBU,” pungkasnya. (tya/svc/ap)

Baca juga:  Minimalkan Beda Tafsir Aturan Kampanye

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya