alexametrics

Pers Awasi Jalannya Pemerintahan

Roda Ke-empat Pelaksanaan Pembangunan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG, – Peran pers dianggap penting dalam jalannya pemerintahan, terutama pada kehidupan demokrasi. Fungsi kontrol sosial pers dinilai dapat menciptakan pelaksanaan pemerintahan yang sesuai jalurnya.(Sigit Andrianto/ Jawa Pos Radar Semarang).

Gubernur Ganjar Pranowo melalui Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah Heru Setiadhie menyampaikan, pengawasan terhadap jalannya pemerintahan ini memang harus dilakukan pers. Termasuk penggunaan anggaran pembangunan agar dapat sesuai rencana dan pemanfaatannya.

”Apabila pers mencium aroma tindakan yang mengarah pada korupsi, segera lakukan investigasi. Tuangkan dalam berita yang berimbang. Kalau diberitakan, saya yakin, pelanggar hukum akan malu dan jera,” ujarnya dalam acara Istighotsah dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) tingkat Jawa Tengah, Minggu (9/2) dan peringatan HUT ke-74 PWI.

Baca juga:  Jalur Gambringan-Gundih Diaktifkan

Gubernur juga mengingatkan kepada awak media untuk senantiasa menyampaikan informasi berimbang tanpa tendensi. Ia ingin, ke depan, pers dapat terus menjadi sarana pemersatu bangsa dan turut menjaga keutuhan NKRI.

”Lebih dari itu, informasi yang disampaikan kepada publik harus berkontribusi meningkatkan pemahaman masyarakat untuk terlibat secara aktif dalam pelaksanaan pembangunan,” tandasnya.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi tidak menampik peran penting pers dalam berlangsungnya pemerintahan. Ia mengibaratkan, pers sebagai salah satu dari empat roda untuk membawa kota Semarang kian maju dan berkembang dalam pembangunannya.

”Empat roda itu adalah penduduk dengan segala ketokohannya, pengusaha, pemerintah dan pewarta,” jelasnya dalam acara yang dihadiri mantan gubernur Ali Mufiz, sejumlah tokoh agama dan tokoh politik di Jawa Tengah.

Baca juga:  Tanggul Jebol Genangi 75 Rumah dan Satu Sekolah di Kelurahan Mangkang Wetan dan Mangunharjo

Peran pers, ia katakan, dapat dirasakan dengan adanya respon yang diberikan nasional hingga dunia internasional terhadap pembangunan di Semarang. ”Ini diketahui dari berita, baik media cetak, elektronik maupun online. Kemarin saat acara di Brunei, Semarang dapat penghargaan kota wisata terbersih di Asia Tenggara. Ini karena kawan wartawan di Semarang menulis beritanya top,” ujarnya.

Ditambahkan, bukan hanya berita positif, ketika terjadi pembangunan yang tidak tepat waktu, ia juga tidak mempersoalkan untuk diberitakan. Sebab pada dasarnya, pemerintah kota Semarang tidak antikritik. ”PR ke depan adalah teknologi yang berkembang dahsyat. Bagaimana kita memberikan berita yang inspiratif dan dapat membangun bangsa kita,” ujarnya.

Ketua PWI Jawa Tengah Amir Machmud mengatakan, istighosah ini merupakan kali pertama digelar PWI Jawa Tengah sebagai rangkaian peringatan HPN tingkat provinsi Jawa Tengah.

Baca juga:  Truk Serempetan, Dua Orang Tewas

Tujuannya untuk mengajak insan pers berdoa dan mengingatkan bahwa pertanggungjawaban insan pers tidak hanya di dunia saja, melainkan juga di akhirat. ”Diakui atau tidak, saat ini kondisi media mainstream menemui tantangan dengan adanya media sosial,” ujarnya. (sga/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya