alexametrics

Sineas Lokal Coba Buat Film Horor

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG, – Apresiasi patut diberikan kepada sineas asal Jawa Tengah yang mencoba membuat film layar lebar berjudul ‘Omah Sinder’. Film bergenre horor ini, sudah masuk dalam proses penggarapan dan menawarkan konsep yang berbeda dengan film horror pada umumnya.

“Kami membawa misi edukasi dengan mengangkat kisah nyata serta kearifan lokal yang ada. Tidak mambangun ketakutan seperti film horor pada umumnya,” kata sutradara film Omah Sinder, Ibnu Rusyd, ketika audiensi dengan anggota Komisi I DPR RI Dede Indra Permana, kemarin.

Tahapan penggarapan seperti riset, wawancara, penulisan naskah, casting, pemilihan setting, reading dan lain-lain telah dilakukan. Untuk lokasi syuting sendiri dilakukan di Semarang dan sekitarnya seperti Kabupaten Semarang. “Film ini menjadi tantangan bagi sineas muda untuk berinovasi dan kreatif, juga agar film lokal mampu bersaing. Kami ingin punya kontribusi di perfilman nasional,” tambahnya.

Baca juga:  Bentuk Kampung Siaga di 11 Kelurahan

Secara garis besar, film ini menceritakan mitos angkernya rumah tua peninggalan Belanda di tengah kebun kopi. Mengangkat kisah nyata perjalanan seorang Sinder, istilah jabatan seorang mandor di perkebunan kopi. “Kami mengangkat kearifan lokal. Termasuk mengangkat cerita lokal, juga membangkitkan potensi pariwisata Kota Semarang,” terang dia.

Sementara itu, anggota Komisi I DPR RI Dede Indra Permana sangat mengapresiasi kreativitas seneas muda di Semarang dalam memberikan dukungan penuh dengan cara menjembatani para sineas untuk lebih berkembang. “Siap kalau untuk menjembatani baik di tingkat lokal maupun nasional, lembaga sensor film, hingga perfilman nasional,” katanya.

Dede mengaku, setiap daerah punya potensi daerah yang patut diangkat, misalnya kuliner, tempat wisata dan lainnya dalam bentuk film. Agar bisa terwujud, perlu pemanfaatan potensi kreativitas anak muda. Diperlukan peran pemerintah dalam memberi perhatian terhadap dunia film.

Baca juga:  Soal Perpanjangan PPKM Darurat, Wali Kota Semarang: Saya Masih Menunggu Juknis Terbaru

“Sejauh ini memang belum ada pelatihan bagi sineas di daerah. Prinsipnya Komisi I siap memberikan dukungan potensi-potensi sineas di daerah ini,” tambahnya. (den/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya