alexametrics

Tak Persoalkan Simbol Tikus Logam

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, – MESKI tidak sekuat ketika orang tuanya masih hidup, namun bagi Untung Hartono, owner Garuda Jaya Auto Accessories, merayakan Imlek masih dipertahankan di lingkungan keluarganya. Bagi Untung—sapaan intimnya—merayakan Imlek seperti ketika umat muslim merayakan Idul Fitri. Yakni, berkumpul bersama sanak-kerabat untuk bersilaturahmi.

“Terus terang, saya sudah tidak terlalu merayakan Imlek. Namun, bagi saya, Imlek ajang berkumpulnya seluruh keluarga. Di acara itu, kita ngobrol banyak hal. Makan-makan dan guyon. Ya, sama kayak umat muslim kalau pas Lebaran” tutur pria bermarga Yo itu.

Untuk mengenang, ketika ayahnya masih hidup, setiap menjelang Imlek, Untung selalu diajak sembahyang sembari membakar dupa. “Saya masih ingat, ketika kecil, ayah selalu membangunkan saya tengah malam, saat sedang enak-enaknya tidur. Lantas, kita diajak sembahyang dan berdoa. Itu biasanya kita lakukan menjelang Imlek.”

Baca juga:  Ribuan Offroader Ramaikan Diponegoro Adventure

Disinggung tentang makna Tahun Baru Imlek 2020 yang dilambangkan dengan tikus logam, Untung mengaku tidak terlalu mempersoalkan simbol-simbol semacam itu. “Saya tidak terlalu memikirkan lambang-lambang itu, karena secara pribadi bisa mempengaruhi semangat kita, kan,” katanya.

Meski begitu, setiap merayakan momen besar seperti Imlek, selalu ada harapan yang tersembul. Sekaligus, untuk memberi suntikan spirit dalam perjalanan hidup dan bisnisnya. “Tentu, meski tidak merayakan secara spesial, saya berharap iklim bisnis tahun ini lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya. Negeri kita semakin aman dan damai tentunya.” (sls/isk)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya