alexametrics

Pria Bertato Garuda Tewas Tersambar KA

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG, – Seorang pria tanpa identitas ditemukan tewas dengan luka menganga di kepala bagian belakang di tepi perlintasan kereta api (KA), Selasa (21/1) sekitar pukul 05.50. Tepatnya, di Randugarut KM 10+6 Kecamatan Tugu pada sisi sebelah utara. Diduga korban tersambar kereta api barang atau peti kemas.(M HARIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG).

Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Semarang, korban kali pertama diketahui sudah tergeletak di semak-semak tepi perlintasan KA dengan kondisi telentang oleh Budi Santoso, warga Wonosari Kecamatan Ngaliyan yang kebetulan melintas di lokasi tersebut. “Saya melihat kondisinya sudah tergeletak, ada luka kepala, mungkin tertabrak kereta. Sebelumnya, saya jalan kesini mendengar suara klakson kereta beberapa kali,” ungkapnya di lokasi kejadian, Selasa (21/1) kemarin.
Atas temuan itu, dilaporkan kepada petugas penjaga palang rel kereta api di sekitar lokasi kejadian. Diteruskan ke Kepolisian Sektor (Polsek) Tugu dan Unit Inafis Polrestabes Semarang untuk dilakukan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Identitasnya belum diketahui. Diduga belum rekam e-KTP, sehingga tidak muncul. Kemudian diambil sidik jari manual datanya juga belum ketemu. Kalau tadi mendekat ya tidak bau alkohol sama sekali,” kata anggota kepolisian yang enggan disebutkan namanya di lokasi kejadian.
Selanjutnya korban dievakuasi dan dimasukkan ke kantong jenazah untuk dibawa ke RSUP dr Kariadi Semarang guna keperluan lebih lanjut. Di lokasi kejadian, ditemukan uang receh dan ribuan yang diduga milik korban terbungkus plastik.
“Dari saksi tadi, ada yang melihat korban tersambar kereta api yang melintas dari timur ke arah barat. Korban jalan kaki dari timur ke barat membelakangi kereta. Tersambar sampai terpental ya sekitar 4-5 meter dari lokasi kejadian,” bebernya.
Kapolsek Tugu, Kompol Ketut Rahman mengatakan pada saat ditemukan, korban mengenakan celana panjang abu-abu, tidak berbaju namun berjaket hitam. Di tubuhnya bagian dada terdapat gambar atau tato Garuda. Diperkirakan korban berusia 50 tahun. Menurutnya, belum ada warga sekitar yang mengenali wajah korban.
“Tadi tim dari Inafis Polrestabes Semarang telah mendatangi lokasi kejadian. Korban mengalami luka bagian kepala, yang diduga tersambar kereta api. Tidak ditemukan identitas korban. Untuk masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga bisa melapor atau mengecek,” pungkasnya. (mha/ida)

Baca juga:  Pesantren dan Guru Madin Pilar Utama Hadang Radikalisme

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya